Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Situs Kemenhan Sementara Waktu Dinonaktifkan, Periksa Kebenaran Pembobolan Hacker

Radar Digital • Sabtu, 4 November 2023 | 01:00 WIB
Photo
Photo

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Dugaan pembobolan situs Kemenhan dan penjualan dokumen rahasia di pasar gelap internet, ditanggapi oleh Kementrian Pertahanan (Kemenhan).Hal tersebut seperti diutarakan oleh Brigjen Edwin Adrian Sumantha, Karo Humas Setjen Kemenhan.

 Pihak kementrian tersebut terus mendalami dugaan peretasan oleh hacker tersebut."Perlu kami sampaikan bahwa kami tengah mendalami hal tersebut kepada pihak terkait di Kemhan," ucap Edwin Kamis (2/11) kemarin.

Ia menuturkan saat ini situs Kemenhan sudah dinonaktifkan sementara untuk memeriksa kebenaran pembobolan oleh hacker."Kami saat ini menonaktifkan situs Kemhan sementara waktu dalam rangka pemeriksaan jaringan terkait hal tersebut.”imbuh dia.

Melalui X di media sosial, kabar situs Kemenhan  diretas hacker sempat viral.. Penyebarnya adalah akun Fusion Intelligence Center @StealthMole mengatakan, jika seorang peretas mengaku meretas situs Kemenhan RI dan menjual dokumen rahasia serta akses ke situs itu.

"Seorang peretas mengaku telah berhasil meretas Kementerian Pertahanan Indonesia dan memposting pesan di pasar gelap, menawarkan untuk menjual dokumen rahasia dan sensitif situs web tersebut, serta akses admin," tulis Fusion Intelligence Center.

Peretas juga mengaku jika server itu berisi sekitar 1,64 TB data.

"Jika klaimnya benar, cara peretas memperoleh akses ke situs web tersebut akan diselidiki di masa depan. Namun salah satu skenario mungkin terjadi adalah penggunaan akun yang dibocorkan oleh malware Stealer. Kami dapat mengkonfirmasi bahwa sekitar 1.484 kredensial terkait dengan Kementerian Pertahanan terekspos di web gelap karena malware Stealer," pungkasnya.(*)

 

 

Editor : Radar Digital
#Hacker