SURABAYA, RADARJEMBER.ID- Sosok Dendi Syaimam, terdakwa hacker situs Balitbang Pemprov Jatim, terbilang cukup unik. Pria tersebut telah mengantongi sertifikasi cyber security dari organisasi informasi teknologi berpusat di Amerika Serikat (AS).
Namun demikian, pria 24 tahun itu tidak tamat SMP. Dia bahkan sebelum ini juga pernah meretas situs Bawaslu RI.Bahkan boleh dibilang, Dendi bukan hacker sembarangan bahkan level dia sebagai hacker internasional
’’Masuk hacker berkelas karena sudah mengantongi sertifikasi dari lembaga IT di Amerika,’’ jelas Rio Loliestiono, anggota Subdit V Ditreskrimsus Polda Jatim, saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin (25/9).
Rio menambahkan, terdakwa telah mengelola 24 situs judi online berpusat di Kamboja. Dendi menamakan diri sebagai Mister Cakil itu membobol situs Balitbang Pemprov Jatim untuk disusupi iklan judi online.
Agar orang lain mengakses situs judi online ia kelola itu. ’’Ketika ada orang mengeklik, akan direct ke website slot gacor,’’ ucap Rio. Dendi mengerjakan situs judi online itu dari Indonesia dan Kamboja.
Dia beberapa kali datang ke kantor perusahaan judi tersebut di Kamboja. Dari satu kali meretas situs untuk disusupi iklan judi online, Dendi mendapatkan upah Rp 10 juta. Sebelum bergabung dengan situs judi online dan meretas situs-situs pemerintah, Ia meretas situs-situs penting.
Salah satu situs tersebut milik Bawaslu RI. Ketika itu, dia menulis kalimat tentang kritikan terhadap korupsi banyak terjadi di Indonesia. Dendi saat itu dihukum pidana dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.(*)
Editor : Radar Digital