Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Akun IG AJI Indonesia Diretas Dipakai Penipuan Jual Beli Iphone

Radar Digital • Rabu, 6 September 2023 | 19:20 WIB

 

 

 

Tangkapan layar IG aji.indonesia yang diretas
Tangkapan layar IG aji.indonesia yang diretas

PENIPUAN mengatasnamakan jurnalis kerap terjadi. Warga hingga pejabat pun harus waspada. Terutama apabila ada orang yang mengaku wartawan dan meminta-minta sumbangan. Namun, ada lagi penipuan dengan modus berbeda. Kali ini tidak memakai nama wartawan, tetapi justru nama organisasi.

Seperti yang terjadi pada akun Instagram @aji.indonesia. Akun itu diretas dengan menghapus unggahan sebelumnya dan menggantinya dengan unggahan jual beli Iphone. Harga Iphone yang dijual juga tidak masuk akal, alias murah. Organisasi profesi jurnalis, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), itu mengakui akun Instagram-nya telah diretas sekitar pukul 11.00, kemarin (5/9).

Sasmito, Ketua Umum AJI Indonesia, telah berupaya melakukan sejumlah langkah. Salah satunya adalah berkomunikasi dengan pihak Meta untuk memulihkan akun tersebut. Sampai rilis ini dibuat, akun itu masih dikuasai pihak lain dan terus mengunggah informasi penjualan gawai. Selain itu, peretas juga menghapus seluruh stories yang ada di akun @aji.indonesia dan menggantinya dengan informasi penjualan handphone.

AJI Indonesia mengimbau warganet untuk mengabaikan konten yang beredar di Instagram AJI Indonesia. Tujuannya agar tidak muncul kerugian ekonomi atau kerugian lainnya. AJI Indonesia juga sedang berupaya mengidentifikasi apakah serangan ini berkaitan dengan kinerja AJI atau tidak. Sebab, upaya serangan digital ke AJI terus bermunculan dalam dua bulan terakhir. Salah satunya ke laman resmi AJI.

Sementara itu, Sekretaris Bidang Advokasi AJI Jember Mahrus Sholih mengatakan, kejadian tersebut juga menjadi pelajaran bagi pihaknya untuk mengamankan akun. Tujuannya, agar meminimalkan kemungkinan diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Penipuan #aliansi jurnalis independen