JOMBANG, RADARJEMBER.ID_Jasad korban mutilasi di saluran air Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang belum juga teridentifikasi kendati polisi telah melakukan penyidikan.
Baca Juga: Perluas Radius Pencarian Libatkan Relawan, Polisi Terus Mencari Kepala Korban Mutilasi Jombang
Penyidikan kasus temuan korban mutilasi di Desa Japanan Jombang ini sudah berlangsung satu bulan, namun pelaku maupun identitas lengkap korban belum terungkap alias masih remamg-remang..
”Sampai sekarang belum ada update tentang hasil penyidikan temuan jasad korban mutilasi di Desa Japanan,"tegas AKP Aldo Febrianto, Kasatreskrim Polres Jombang, Minggu (3/9) seperti dikutip dari Radar Jombang.
Sebelumnya Aldo menegaskan, pihak kepolisian masih terus melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap identitas korban dan pelaku.”Sampai saat ini identitas korban maupun pelaku serta motif pelaku masih dalam penyelidikan.” tegasAldo.
Meski tidak menjelaskan secara detail terkait langkah-langkah penyelidikan, Aldo menegaskan pihaknya terus bekerja keras mengungkap kasus ini.”Kita masih terus berupaya dengan melakukan serangkaian upaya penyelidikan maupun penyidikan.”lanjut Aldo..
Ia mengatakan, pengungkapan kasus ini memang menemui sejumlah kendala. Terutama terkait petunjuk untuk mengungkap identitas korban.”Kendala pertama adalah tidak ada kepala, kondisi jasad sudah membusuk, ini menghambat pelacakan identitas korban.”imbuh dia.
Tidak itu saja, saksi dalam kejadian itu minim karena lokasi pembuangan mayat, berada di pinggir jalan terbuka dan merupakan akses penghubung antar kecamatan, bahkan jalan alternatif penghubung antar kabupaten.
”Lokasi penemuan jenazah juga kebanyakan sawah di kiri kanan dan tidak ada saksi yang melihat langsung.”tegas Aldo.Sejauh ini, dari hasil pendalaman sejumlah warga melaporkan kehilangan anggota keluarga, belum ada yang cocok dengan ciri-ciri korban.
Seperti diberitakan , warga Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno Jombang dikejutkan penemuan dua karung berisi potongan tubuh manusia korban mutilasi, Jumat (4/8) malam.
Karung berisi potongan tubuh tersebut pertama kali ditemukan Sunawan (45) pencari ikan.
Saat dilakukan olah TKP, kondisi tubuh tidak utuh lagi dan sudah mengalami pembusukan. Karung pertama berisi potongan tangan kanan dan kiri.Sedangkan karung kedua berisi bagian badan sampai kaki. Bagian kepala korban tidak ditemukan di dalam kedua karung tersebut
Selain itu, dari hasil otopsi, diketahui bagian organ dalam (ginjal) juga tidak ditemukan. Polisi tidak menemukan kartu identitas korban, dan kondisi mayat bugil.Polisi kemudian memastikan korban berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan berumur 25-50 tahun.
Tinggi badan sekitar 145-148 cm. Korban memiliki kulit sawo matang dengan rambut hitam halus sepanjang 33 cm.Polisi juga sudah menyebar ciri-ciri korban termasuk berkoordinasi dengan Polda Jatim dengan harapan mendapatkan petunjuk identitas korban dan pelaku.
Selain itu, polisi juga sudah melakukan tes DNA. Namun sayangnya hingga kini belum membuahkan hasil.Untuk itu polisi harus lebih kerja keras lagi untuk menguak identitas korban pembunuhan mutilasitersebut.(*)
Editor : Radar Digital