Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Luhut Binsar Pandjaitan Ditunjuk Presiden Jokowi Tangani Permasalahan Polusi Udara Jakarta

Radar Digital • Rabu, 30 Agustus 2023 | 23:30 WIB

 

Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko) ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)  untuk mengatasi permasalahan polusi udara Jakarta.
Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko) ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)  untuk mengatasi permasalahan polusi udara Jakarta.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) dipercaya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memimpin operasi penanganan polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.

Hal ini dikatakan oleh Siti Nurbaya Bakar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar setelah mengikuti rapat bersama presiden dan menteri terkait di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8) lalu.

“Menko Marvest memimpim secara keseluruhan operasional ini (penanganan polusi udara),” jelas Siti Nurbaya dalam video yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, dikutip JawaPos.com, Rabu (30/8).

Siti menguraikan, Presiden Jokowi meminta untuk semua memfokuskan kegiatan penanganan pengendalian polusi udara ini karena menyangkut kesehatan.“Jadi cara cara penyelesaiannya harus dengan basis kesehatan.”lanjut Siti.

Selain itu, ia menuturkan,  ada beberapa arahan diberikan Presiden Jokowi soal polusi udara Jakarta. Mulai dari semua K/L diminta untuk tegas dalam langkah kebijakan dan operasi lapangan.

“Tentu ini konteks Kementerian LHK terkait dengan penegakan hukum terhadap sumber sumber pencemaran. Terutama dari industri pembangkit listrik dan lain lain, begitu juga uji emisi untuk kendaraan harus ketat,” ucap menteri..

Dalam rapat tersebut, presiden juga membahas tentang teknik modifikasi cuaca. “Tetapi perlu dipahami bahwa teknik ini membutuhkan awan, ada syarat-syaratnya menurut ketentuan klimatologi. Dan ini perlu diperkuat dengan kondisi yang ada.”kata Siti.

Dibagian akhir jelas Siti, Presiden juga menegaskan untuk mulai melakukan penanaman pohon-pohon besar oleh semua stakeholder termasuk kantor pemerintah, warga dan dunia usaha untuk mengurangi polusi udara.

“Juga di gedung-gedung, di teras gedung yang besar. Jadi kita perlu tanam sebanyak banyaknya tadi juga saya diarahkan kalau bisa jarak tanamnya jangan seprti biasa 3x1 tapi cukup 1x1,” pungkas wanita tersebut.(*)

 

 

Editor : Radar Digital
#polusi udara #Luhut Binsa Pandjaitan