Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Oktober Ini Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diluncurkan, Mampu Tempuh 68 Kali Perjalanan Sehari

Radar Digital • Kamis, 17 Agustus 2023 | 06:05 WIB
tampak pekerja sedang melintas di dekat rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) di Depo Kereta Cepat Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
tampak pekerja sedang melintas di dekat rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) di Depo Kereta Cepat Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

 

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Ada berita menggembirakan terkait megaproyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB) dibangun awal Januari 2016 lalu. Setelah nenjalani tujuh tahun lebih penantian , layanan KA cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu siap dioperasikan.

 

Kereta api berkecepatan hingga 350 km/jam tersebut ditargetkan oleh [emerintah beroperasi  Oktober 2023. Sebelum beroperasi secara komersial, KCJB akan diuji coba pada awal September 2023.

 

Pada saat itu, siapa saja bisa menjajal KA cepat relasi Jakarta–Bandung itu tanpa perlu mengeluarkan duit.Mekanisme dan ketentuan bagi orang ingin mengikuti uji coba gratis akan diumumkan melalui saluran informasi PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

 

Perlu diketahui, menjelang pengoperasian, pembangunan prasarana KCJB telah menunjukkan progres signifikan. Hingga Juli 2023 kemarin, proses konstruksi telah mencapai 95,57 persen dan tentulah hal ini sangat membanggakan.

 

Adapun perinciannya, pembangunan Stasiun Halim mencapai 97,32 persen; Karawang 98,14 persen; Padalarang 67,51 persen; dan Tegalluar 99,82 persen.Serangkaian uji coba juga telah dilakukan.

 

Antara lain, uji coba menggunakan kereta inspeksi (CIT) dan kereta penumpang (EMU).Uji coba itu mencapai kecepatan 350 km/jam berhasil mengukir rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) sebagai kereta api dengan laju kecepatan tertinggi di Indonesia.

Uji coba tersebut sengaja dilakukan untuk menguji kemampuan prasarana KCJB.’’Pada momen-momen tertentu, rangkaian KCJB dapat digabungkan.”kata Emir Monti, Corporate Communication KCIC.

 

Emir menambahkan,hal itu untuk meningkatkan kapasitas angkut. Terutama untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat high season seperti mudik, Nataru, libur panjang, dan lainnya.

 

Uji coba tersebut sengaja dilakukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan izin operasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kemenhub juga terus melakukan pengawasan secara intensif bersama konsultan dari Eropa sebelum mengeluarkan izin.

 

Dari sisi target waktu, izin operasi diberikan selambatnya 1 Oktober 2023.Sebagai transportasi berteknologi tinggi, KCJB memerlukan jaringan komunikasi andal untuk menciptakan keselamatan perjalanan.

 

 Untuk memastikan sistem persinyalan dan komunikasi berjalan lancar, KCIC menggunakan global system for mobile communication railway atau GSM-R.Teknologi itu juga digunakan pada industri perkeretaapian di Eropa, Arab Saudi, dan Tiongkok. 

 

’’Dengan GSM-R, tingkat keamanan yang lebih tinggi dapat dicapai karena komunikasi akan berlangsung setiap saat tanpa terputus. Termasuk area seperti terowongan, di mana komunikasi radio sebelumnya tidak mungkin dilakukan,’’ imbuh Emir.

 

Demi keselamatan dan kenyamanan penumpang, KCIC juga mengadakan pelatihan tanggap darurat bagi petugas KCJB. Pelatihan itu bertujuan meningkatkan keahlian dan kompetensi petugas melalui simulasi dalam berbagai kondisi darurat.

 

Menurut Eva Chairunisa. Corporate Secretary KCIC, jelang uji coba praoperasi KCJB, pihak dia melakukan persiapan secara keseluruhan. Terutama dari sisi sarana dan prasarana. Bahkan, prasarana sudah proses sertifikasi.(*)

Editor:Winardyasto Hari Kirono

Foto:Miftahul Hayat/JawaPos

Sumber Berita:JawaPos.com

Editor : Radar Digital
#bandung #Jakarta #kereta cepat