Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Almarhum Naufal Zidan, Mahasiswa UI Asal Probolinggo Jago IT Sejak SD Bahkan Pernah Meretas Wifi Sekolah

Radar Digital • Kamis, 10 Agustus 2023 | 23:45 WIB

 

 

Muhammad Naufal Zidan (berkacamata) saat reuni dengan teman-teman SD, tampak ceriah dan mereka mengaku sangat merasa kehilangan karena Zidan tewas dibunuh. (Istimewa)
Muhammad Naufal Zidan (berkacamata) saat reuni dengan teman-teman SD, tampak ceriah dan mereka mengaku sangat merasa kehilangan karena Zidan tewas dibunuh. (Istimewa)

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID- Ketika mendapat kiriman berita di Google dari teman, mata Faridi Al Rasyid langsung terbelalak.Di situ tertulis, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Jurusan Sastra Rusia berinisial MNZ tewas dibunuh.

Tak cuma itu, berita tersebut ia baca berulang kali, perasaan tak yakin masih belum juga hilang. Karena penasaran, Faridi membuka Instagram milik Zidan, panggilan Muhammad Naufal Zidan. Di kolom komentar, tidak sedikit orang menyampaikan ucapan bela sungkawa.

Ada teman yang share link liputan di Google. Awalnya tidak percaya sama beritanya. Tapi, setelah melihat Instagram milik Zidan, ternyata benar,” kata Faridi, teman Zidan di SDN Sebaung 1, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Dimata Faridi, Saat SD, memang Zidan sekolah di Desa Sebaung. Almarhum Zidan adalah siswa pendiam. Dia tidak akan bicara kalau tidak diajak ngomong duluan. Namun, ia adalah siswa pandai. Berulang kali Zidan menjadi juara kelas.

Usai lulus SD, Faridi kehilangan kontak dengan Zidan. Sebab, saat SMP dan SMA, Zidan memilih bersekolah di Kota Probolinggo. Lalu saat ia masih kelas 12 SMA, Zidan sudah pasang Twibbon UI di Instagram-nya. Artinya, Zidan sudah diterima kuliah di UI.

Zidan selalu jadi murid berprestasi. Buktinya, saat saya masih kelas 12, ia sudah diterima kuliah di UI,” kata mahasiswa S-1 Sistem Informasi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini.Fikri Abqorizzaman, teman Zidan lain menuturkan, Zidan dikenal sangat suka bermain game.

Namun, ia pandai membagi waktu untuk belajar dan bermain. Buktinya, dia bisa merampungkan pendidikan SMA selama dua tahun saja. Bahkan, kemudian lolos tanpa tes tulis di UI.Zidan juga dikenal berbakat di banyak hal. Ia pandai dalam IT dan berprestasi dalam bidang akademik.

Terakhir kali, ia bertemu dengan Zidan saat reuni SD saat buka puasa bersama (bukber) tahun 2022.Kata Mahasiswa S-I Sosiologi Universitas Jember (Unej) ini, kenangan paling membekas pada sosok Zidan saat mereka masih kelas 5 SD.

Ia bersama sejumlah teman bermain game di sekolah. Dan Zidan mampu meretas dan mengetahui password wifi SDN Sebaung 1.Gara-gara ulah Zidan, mereka mendapat hukuman karena meretas wifi sekolah.

Mereka juga sering mengerjakan tugas kelompok dan membuat rumah-rumahan dari stik es krim.“Sebenarnya kami janjian ketemu lagi. Mau jalan-jalan sama teman teman SDN Sebaung 1 dan nonton bioskop. Cuma ternyata, Allah lebih sayang sama Zidan,” pungkas Fikri.(*)

 

 

Editor : Radar Digital
#mahasiswa ui #pembunuhan mahasiswa