KEBUMEN, RADARJEMBER.ID - Ulah tak terpuji dan tak patut ditiru, dilakukan sebuah truk tangki tertangkap basah membuang cairan limbah ke Sungai Kemit, Kecamatan Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah.
Sang sopir justru bergegas kabu.Ketika aktivitas tersebut kepergok warga dan berusaha untuk menegur.Aksi tersebut terpergok warga Minggu siang (30/7). Adapun jenis limbah dibuang itu diketahui berbentuk cair dengan warna hitam pekat.
"Kami habis kerja bakti. Pas mau lewat jembatan, lihat truk buang limbah warna hitam berminyak," jelas Turiman, Ketua RT setempat, Senin (31/72/3).
Ia mengungkapkan, awalnya ia menaruh curiga dengan keberadaan truk berwarna kuning dengan nopol AA 9759 AJ terparkir persis di atas jembatan. Lantas, ia bersama warga lain menghampiri truk guna memastikan keadaan.
Tak disangka, saat itu ia menyaksikan truk sedang bongkar muatan limbah. "Belum sempat tanya apa-apa. Sopir sama kernet langsung tancap gas. Tapi sudah saya foto sama video sebagai bukti,"terang Turiman.
Melihat aksi itu, ia meminta agar dinas maupun aparat terkait bertindak tegas. Ia khawatir jika hal tersebut terus dibiarkan, maka memicu pencemaran lingkungan serta merusak ekosistem sungai.
"Ini tugas dinas sama kepolisian, tolong jangan dibiarkan. Pasang papan imbauan atau gimana. Soalnya, Sungai Kemit itu masih asri. Warga kadang masih cari ikan buat lauk, ini malah dicemari oknum," jelasTuriman.
Mendapati laporan itu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) memastikan, truk pengangkut limbah belum mengantongi izin alias bodong. Ini setelah dilakukan serangkaian identifikasi oleh petugas.
"Saya cek belum berijin. Itu plat Kebumen. Sudah saya konfirmasi ke penyedia jasa swasta. Dan bukan milik mereka," kata Nur Fajri, Subkor Penyehatan Lingkungan Disperkimhub Kebumen saat ditemui.
Hingga saat ini, kata Fajri, petugas masih mencari sopir maupun pemilik truk untuk meminta keterangan atas aksi pembuangan limbah sembarangan. Sebab, hal tersebut dianggap menyalahi peraturan daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Istimewa
Sumber Berita:JawaPos.com
Editor : Safitri