Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Seorang Bocah Pasuruan  Umur Tiga Tahun Tewas Akibat Pikap Pengangkut Gas Elpiji Atret Tak Lihat Korban

Safitri • Selasa, 1 Agustus 2023 | 04:35 WIB

 

Polisi melakukan olah TKP di jalan kampung Dusun Karanglo, Desa/Kecamatan Sukorejo, tempat balita Zar, 3, tertabrak pikap sedang mundur.
Polisi melakukan olah TKP di jalan kampung Dusun Karanglo, Desa/Kecamatan Sukorejo, tempat balita Zar, 3, tertabrak pikap sedang mundur.

PASURUAN, RADARJEMBER.ID Hariyanto, 42, tidak menduga bakal berusan polisi dan dipastikan merasakan tidur di penjara.Pria ini bernasib malang ketika sedang mengantar tabung gas elpiji, Sabtu (29/7) sore itu ke Dusun Karanglo, Desa/Kecamatan Sukorejo, Pasuruan.

Namun, pikap ia kendarai menabrak bocah lelaki berusia 3 tahun saat sedang atret.Korban adalah MYU tinggal di lingkungan setempat.Hariyanto tidak sendiri mengantar elpiji. Warga Desa Pakukerto, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan  tidak seorang diri ketika sedang bertugas itu.

Ia ditemani kernetnya, M. Ilham Subchi, 22, asal Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo. Namun, diduga kernet pun tidak tahu ada korban di belakang pikap.Ceritanya usai mengantar elpiji, pikap berjalan mundur untuk memutar.

Pikap pun mundur dari timur ke barat. Tanpa disadari, sekitar lima meter di belakang pikap ada korban yang tengah berjalan. Korban berjalan dari selatan ke utara.Dan, tanpa bisa dihindari, pikap pun menabrak korban. Begitu tertabrak pikap, korban langsung ambruk.

“Pikap atret dari arah timur ke barat. Sekitar lima meter kemudian, menabrak balita yang sedang berjalan kaki dari arah selatan ke utara,” tutur Ipda Ahmad Khunaefi, Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan.

Saat itu juga, warga setempat dan keluarga langsung melarikan korban ke IGD RS Prima Husada di Desa Lemahbang, Sukorejo. Sayang, tak tertolong.“Dalam perjalanan ke rumah sakit, kondisi korban kritis dan menurun. Saat sampai di rumah sakit, korban sudah meninggal.”terang Ahmad.

Korban sendiri mengalami sejumlah luka. Yaitu, kepala memar, gigi atas dan bawah rompal. Kemudian, hidung, mulut, dan telinga kiri keluar darah. Juga kaki kanan dan kirinya lecet.Malam harindi hari  sama, dilakukan olah TKP oleh Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan.

 Pikap diamankan ke Poslantas Purwosari, sedangkan sopir dibawa ke Mapolres Pasuruan untuk dimintai keterangan.“Penyebab kecelakaan diduga karena sopir pikap kurang hati-hati saat atret atau berjalan mundur di TKP.”pungkas Ahmad. (*)

Editor: Winardyasto HariKirono

Foto:Pos Lantas Purwosari for Jawa Pos Radar Bromo

Sumber Berita:JawaPos Radar Bromo

 

Editor : Safitri
#gas elpiji #Kecelakaan