Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Seorang Pencuri Dikepung Warga Nekat Minum Cairan Serangga

Safitri • Kamis, 15 Juni 2023 | 00:36 WIB
Perawat RSKK memeriksa kondisi Sapari, 48, pelaku pencurian di Alfamart Pare, Kediri, Jawa Timur hingga kemarin belum bisa dimintai keterangan karena kondidsi kesehatan pria itu belum pulih.
Perawat RSKK memeriksa kondisi Sapari, 48, pelaku pencurian di Alfamart Pare, Kediri, Jawa Timur hingga kemarin belum bisa dimintai keterangan karena kondidsi kesehatan pria itu belum pulih.
KEDIRI, RADARJEMBER.ID - Memutuskan menjadi seorang pencuri harus memiliki kleberAnian luarbiasa dan tidak takut menghadapi resiko. Namun hal itu tidak berlaku bagi Sapari, 48 maling pembobol toko berjaringan, di Pare, Kediri.

BACA JUGA : Terkendala Tunggu Lahan Disertifikat Baru Bisa Dibangun

Saat itu ia tengah beraksi,membobol Alfamart di Desa Sambirejo, Pare,Senin (12/6) malam lalu mendadak hilang keberanian, setelah warga setempat mengetahui pria tersebut berada di dalam toko berjaringan itu, sontak warga mengepung maling tersebut dan bermaksud menangkap.

Justru pria asal Desa Kepuh, Papar itu nekat menenggak cairan obat nyamuk merek Baygon. Aksi percobaan bunuh dirinya itu membuat dia harus dirawat di Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK), sebelum nanti mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi dihimpun koran ini menyebutkan, aksi Sapari Senin (12/6) malam lalu bukanlah kali pertama. Sekitar pukul 10.15, Minggu (11/6) lalu, Anggi Nur Ramadani, 25, karyawan toko modern itu mendapati lubang di tembok sebelah timur toko.

Adapun Diameter lubang tersebut sekitar 60 sentimeter. “Waktu saya cek ternyata kelihatan temboknya sudah jebol,” kata perempuan asal Desa Jagung, Pagu itu tentang lubang diduga dibuat pada Sabtu (10/6) malam lalu.

Agar lubang tak bertuan itu tak diketahui banyak orang, Anggi menutupinya dengan kardus dari dalam. Dari bagian luar juga ditutup dengansampah kardus dan kertas.Melihat lubangcukup untuk akses keluar-masuk toko tanpa melewati pintu itu, Anggi lantas melapor ke karyawan lain.

Rupanya mereka juga tak tahu-menahu ihwal keberadaan lubang itu. Merasa semakin curiga, dia lantas melapor ke Polres Pare pada Minggu siang.Saat itu juga, tim polres mengecek ke lokasi. Mereka juga melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Hasilnya, selain lubang mencurigakan itu ternyata tidak ada barang di toko hilang.Menyadari jika lubang itu sengaja dibuat oleh pencuri untuk membobol toko, polisi lantas bekerja sama dengan karyawan Alfamart untuk menjebak pelaku.

Pada Minggu malam mereka sengaja nyanggong pelaku di tempat tak terlihat. Rupanya hasilnya nihil. Tidak ada orang masuk ke toko lewat lubang tersebut.Aksi nyanggong bersama warga kembali dilakukan pada Senin (12/6) malam lalu.

Sekitar pukul 22.00 petugas mendapati seseorang masuk ke dalam toko lewat lubang ‘tikus’ itu. Anggi ditanya tentang keberadaan karyawan lain di dalam toko, mengaku kondisi gerai dalam keadaan kosong.

“Si pencuri sudah kembali masuk ke toko lewat lubang di samping,” sambung Anggi.Memastikan pelaku diincar sudah ada di dalam, warga bersama polisi lantas mengepung toko tersebut. Sebagian berjaga di dekat lubang. Sisanya berjaga di pintu depan.

Rupanya, keberadaan warga mengepung toko sudah diketahui oleh Sapari. Saat itulah dia mengambil obat nyamuk cair merk Baygon di dalam toko dan meminumnya karena panik.Saat Anggi membuka pintu toko sekitar pukul 23.00, Sapari juga residivis sudah tergeletak lemas.

Dari mulut resicivis pencurian itu nampak berbusa.Di sebelahnya ada botol obat nyamuk Baygon. Sebagian isinya tumpah di lantai.Warga sudah geram langsung merangsek hendak memukuli Sapari. Aksi mereka diurungkan melihat pelaku dalam kondisi tak sadarkan diri.

Sementara itu, AKP Rizkika Atmadha, Kasatreskrim Polres Kediri melalui Ipda Dandy Fitra Ramadhan.Kanit Pidana Umum (Pidum) Polres Kediri dikonfirmasi tentang penangkapan Sapari membenarkan hal iyu.

“Petugas kepolisian Polres Kediri baru saja menangkap tersangka kasus pencurian di toko modern,” jelasDandy.Hingga kemarin residivis itu masih dirawat di RSKK, diakui Dandy jika anggotanya belum melakukan pemeriksaan.

Sebab, hingga kemarin dia masih belum sadarkan diri.Terkait kenekatan Sapari melakukan upaya bunuh diri, Dandy menduga karena dia panik dikepung warga. “Sepertinya pelaku sudah pasrah.”jelas Dandy.

Dikatakan Dandy, dalam aksi pencurian yang dilakukan, Sapari sudah membawa total 423 pak rokok berbagai merek. Sapari juga membekali diri dengan palu dan linggis untuk membobol toko. “Pelaku diancam pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.’imbuh dia.(*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Polres Kediri untuk Jawa Pos Radar Kediri

Sumber Berita:Jawa Pos Radar Kediri

 

  Editor : Safitri
#Bunuh Diri