Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Truk Pengangkut Tebu Kembali Jadi Biang Macet di Jalur Gumitir

Radar Digital • Senin, 29 Mei 2023 | 22:36 WIB
BIANG KEMACETAN: Truk Fuso P 1884 UM yang disopiri Yoyok, warga Dusun Renes, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember, menjadi penyebab kemacetan di jalur Gumitir, Minggu (28/5) malam. (Polsek Silo untuk Radar Jember)
BIANG KEMACETAN: Truk Fuso P 1884 UM yang disopiri Yoyok, warga Dusun Renes, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember, menjadi penyebab kemacetan di jalur Gumitir, Minggu (28/5) malam. (Polsek Silo untuk Radar Jember)
JEMBER,RADARJEMBER.ID – Truk pengangkut tebu yang melintas di jalur Gumitir kembali menjadi biang kemacetan, Minggu (28/5) malam. Padahal, pagi harinya sudah ada dua truk pengangkut tebu yang sama-sama mogok di jalan penghubung Jember-Banyuwangi itu. Otomatis, arus kendaraan menjadi tersendat.

Terbaru, truk Fuso yang disopiri Yoyok, 38, warga Dusun Renes, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember ini, mogok setelah ban belakang sebelah kanan meletus. Akibatnya, terjadi antrean panjang kendaraan di KM 36.800 Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.

BACA JUGA: Laris! Pedagang Manfaatkan Kemacetan di Jalur Gumitir, Imbas Evakuasi Truk

Tersendatnya jalur Gumitir ini karena posisi truk miring dan berada di tengah jalan menikung. Sampai-sampai, agar tak terguling truk P 8847 UM itu harus dipasang penyangga kayu. Imbasnya, hanya kendaraan kecil saja yang bisa melintas. Sedangkan kendaraan besar harus sabar menunggu antrean.

Kanitlantas Polsek Silo Aipda Dwi Cahyo yang turun ke lokasi memberlakukan sistem buka tutup. Para pengendara yang akan melintas harus ekstra sabar karena bergantian. Sebab, proses penggantian ban meletus itu membutuhkan waktu lama, lantaran masih menunggu bongkar muat tebu yang dipindah ke armada lain selesai.

“Proses itu yang mengakibatkan jalur Gumitir sempat tersendat. Karena dua truk besar harus berada di tengah jalan menikung,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember, Senin (29/5).

Sementara itu, Kapolsek Silo AKP M Na’I meminta agar kendaraan pengangkut tebu yang akan melintas di jalur Gumitir agar memperhatikan tonasenya. Jangan sampai melewati kapasitas angkut kendaraan. Karena jalur Gumitir ini berkelok dan naik turun, sehingga rentan terjadi masalah yang dapat menyebabkan kemacetan. (*)

Reporter: Jumai

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital
#Jember #Jalur Gumitir