Terbaru, truk Fuso yang disopiri Yoyok, 38, warga Dusun Renes, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember ini, mogok setelah ban belakang sebelah kanan meletus. Akibatnya, terjadi antrean panjang kendaraan di KM 36.800 Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.
BACA JUGA: Laris! Pedagang Manfaatkan Kemacetan di Jalur Gumitir, Imbas Evakuasi Truk
Tersendatnya jalur Gumitir ini karena posisi truk miring dan berada di tengah jalan menikung. Sampai-sampai, agar tak terguling truk P 8847 UM itu harus dipasang penyangga kayu. Imbasnya, hanya kendaraan kecil saja yang bisa melintas. Sedangkan kendaraan besar harus sabar menunggu antrean.
Kanitlantas Polsek Silo Aipda Dwi Cahyo yang turun ke lokasi memberlakukan sistem buka tutup. Para pengendara yang akan melintas harus ekstra sabar karena bergantian. Sebab, proses penggantian ban meletus itu membutuhkan waktu lama, lantaran masih menunggu bongkar muat tebu yang dipindah ke armada lain selesai.
“Proses itu yang mengakibatkan jalur Gumitir sempat tersendat. Karena dua truk besar harus berada di tengah jalan menikung,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember, Senin (29/5).
Sementara itu, Kapolsek Silo AKP M Na’I meminta agar kendaraan pengangkut tebu yang akan melintas di jalur Gumitir agar memperhatikan tonasenya. Jangan sampai melewati kapasitas angkut kendaraan. Karena jalur Gumitir ini berkelok dan naik turun, sehingga rentan terjadi masalah yang dapat menyebabkan kemacetan. (*)
Reporter: Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital