Truk Fuso P 8394 UY itu mengalami kecelakaan, Kamis 11 Mei lalu. Kendaraan pengangkut kayu jati ini terjun ke jurang setelah menghindari tabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. Sang sopir, Imam Baedowi, 36, lolos dari maut. Warga Dusun Selorejo, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi itu hanya mengalami luka ringan.
BACA JUGA: Evakuasi Badan Truk dari Jurang 40 Meter, Jalur Gumitir Ditutup Total
Yoyok, warga Mayang yang menyaksikan proses evakuasi itu masih tak percaya kalau sopir truk ini selamat dan hanya luka ringan. Sebab, jika dilihat dari kondisi truk, kerusakannya cukup parah. “Bagian kabin kancur seperti itu, tapi sopir masih diberi keselamatan. Ini namanya mukjizat. Sebuah keajaiban bagi sang sopir,” katanya, Jumat (19/5).
Sebelumnya, sebelum mengalami kecelakaan, truk yang mengangkut puluhan kubik kayu jati itu berangkat dari Banyuwangi dan hendak bertolak ke Pasuruan. Sejak awal berangkat, kendaraan jumbo itu tak ada kendala teknis. Bahkan, ketika melewati perbatasan Banyuwangi-Jember, kondisinya baik-baik saja. Tak ada masalah.
Namun, ketika melintasi jalan menikung dan menanjak di lokasi kecelakaan, tiba-tiba ada pengendara motor yang mendadak muncul dari arah berlawanan. Demi menghindari korban, sang sopir menginjak pedal rem dan mengurangi laju kendaraannya.
Rupanya, keputusan itu menuai petaka. Kendaraan besar ini tak kuat menanjak dan atret mendadak. Kemudian terperosok ke dalam jurang hingga bagian ekor menghantam pohon. Selanjutnya, kendaraan pengangkut tersebut terguling-guling hingga ke dasar jurang.
Kapolsek Silo AKP M Na’i mengungkapkan, sang sopir selamat saat truk nahas itu terjungkal ke jurang yang dalamnya mencapai puluhan meter tersebut. “Sopir berhasil ditolong oleh anggota polsek bersama tim Relawan Gumitir. Dia langsung dilarikan ke IGD Puskesmas Silo 1 untuk mendapat perawatan medis,” ujarnya. (*)
Reporter: Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital