BACA JUGA : AJI Jember Dorong Keberpihakan Media pada Kelompok Minoritas dan Rentan
Namun, korban Saifur Rizal, 23, diduga pemilik mercon belum dimintai keterangan hingga kini.AKP Jamal, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Jamal mengungkapkan, Saifur Rizal memang telah pulang dari perawatan di rumah sakit.
Namun, penyidik belum meminta keterangan darinya. Alasannya, kondisi kesehatan korban belum pulih 100 persen. Apalagi, kemungkinan ia masih trauma usai mengalami luka dan rumahnya hancur akibat ledakan mercon terjadi Sabtu (15/4).
Karena itu, penyidik masih menunggu kondisi kesehatan dan psikis stabil.Namun, mantan Kasat Reskrim Polres Bondowoso ini memastikan bahwa penyidik tetap mendalami ledakan mercon itu. Sejauh ini, pemeriksaan saksi sudah dilakukan.
.“Penyelidikan tetap berjalan. Cuma kami kan harus memperhatikan moril. Korban masih trauma. Kasihan dia kehilangan rumah dan mengalami luka,” jelas Jamal.Umi Kulsum, 45, ibu dari Saifur Rizal mengatakan, sang sempat dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh.
Koeban dirawat selama sembilan hari, sejak Minggu (16/5) hingga Selasa (25/5).Akibat ledakan mercon itu, anaknya mengalami luka bakar pada kaki dan tangan kanan. Juga mengalami retak pada kaki kiri akibat tertimpa reruntuhan tembok pascaledakan. Kakinya pun harus dipen.
“Dokter bilang, pen di kaki baru bisa dibuka 3 bulan. Sementara ini, Saiful belum bisa bekerja dan Cuma tiduran di kamar.”jelas Umi.Walau saat ini anak dia dalam pemulihan luka fisik, namun bisa diajak berkomunikasi dengan lancar.(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Bromo
Editor : Safitri