Zaini, salah seorang saksi, menjelaskan, kala itu korban bersama dua temannya, RS, 9, dan GA,10. Mereka sempat menitipkan sepeda kepadanya. Ketiga bocah itu meminta izin bermain di sungai yang berada di sebelah Rumah Sakit IBI Jember itu. “Beberapa saat kemudian, salah satu dari mereka menghampiri saya dan bilang kalau temannya ada yang hilang,” terangnya.
BACA JUGA: Hari Ketujuh Pencarian, Bocah Hanyut di Sungai Jember Masih Belum Ketemu
Ketiganya sama-sama hanyut dibawa arus sungai. Namun, dua di antaranya berhasil diselamatkan oleh warga. Nahas, Rafka yang masih duduk di kelas 4 SD itu tidak sempat terselamatkan. Hingga sore tadi sekitar pukul 05.00, bocah tersebut masih dalam pencarian.
Koordinator Basarnas Jember Prahista menjelaskan, setelah mendapat kabar dari Kapolsek Kaliwates bahwa ada bocah tenggelam di Sungai Bedadung, pihaknya segera berkoordinasi untuk menindak lanjuti laporan tersebut. Timnya menuju ke lokasi untuk melakukan penyelamatan. “Teknik pencarian yang dilakukan Tim Sar yaitu dengan cara menyelam dan menyisir di area pinggir sungai,” jelasnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di tengah kesibukan Tim SAR mencari keberadaan korban, warga yang mendengar kabar bocah tenggelam itu juga turut memadati lokasi. Bahkan, jembatan di atas sungai tempat anak itu hanyut, sempat macet para pengendara berhenti menyaksikan proses pencarian tersebut.
Menurut Prahista, sejauh ini pihaknya masih belum mengalami kendala. Arus sungai juga normal. “Kami dari Basarnas menerjunkan lima personel untuk melakukan pencarian. Kemudian ada tim gabungan dari Polsek dan Koramil Kaliwates,” bebernya. (*)
Reporter: Faqih Humaini
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital