Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hindari Bentrok Militer dengan RSF Mahasiswa Indonesia di Sudan Diungsikan

Maulana Ijal • Minggu, 16 April 2023 | 20:29 WIB
Penampilang angklung dari Indonesia dalam Festival Asian Women’s Day 2023 yang berlangsung di Queen’s Hall, International Park, Khartoum di Sudan pada Sabtu (18/3/2023).
Penampilang angklung dari Indonesia dalam Festival Asian Women’s Day 2023 yang berlangsung di Queen’s Hall, International Park, Khartoum di Sudan pada Sabtu (18/3/2023).
Jakarta, RADARJEMBER.ID - Bentrokan antara militer dengan kelompok paralimiter Pasukan Pendukung Cepat (RSF) yang terjadi di Sudan, memaksa mahasiswa Indonesia di Sudan ke lokasi-lokasi aman.

Berdasarkan keterangan Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muhammadiyah Sudan yang diterima di Jakarta, Minggu, kobaran api cukup besar terlihat dari daerah sekitar Universitas Internasional Afrika (IUA) Sudan.

“Untuk mahasiswa IUA yang di asrama saat ini tengah diungsikan di beberapa lokasi aman di dalam kampus karena bangunan asrama mahasiswi bersebelahan dengan markas paramiliter,” kata PCI Muhammadiyah Sudan.

Untuk menghindari bentrokan tersebut, beberapa mahasiswi Indonesia di asrama kampus Khartoum International Institute for Arabic Language (KIIFAL) diungsikan di daerah sekitar Makmuroh atas bantuan seorang pengajar KIIFAL yang tinggal di daerah tersebut.

Beberapa keperluan dan kebutuhan logistik untuk mahasiswi yang mengungsi ini sudah tertangani oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan dan Ikatan Mahasiswa Indonesia IUA yang berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Khartoum.

Pada Sabtu malam waktu setempat masih terdengar dentuman keras dari markas dakwah PCIM Sudan.

Tentara militer Sudan mengimbau warga tidak keluar rumah malam ini karena akan ada penyisiran titik-titik lokasi pasukan RSF melalui udara.

Pertempuran pecah antara tentara Sudan dan pasukan paramiliter RSF di ibu kota Sudan, Khartoum, pada Sabtu pagi waktu setempat karena perebutan kekuasaan.

Menurut Anadolu, suara tembakan dan ledakan bom terdengar di dekat markas tentara dan istana kepresidenan.

RSF mengaku sudah menguasai bandara Khartoum dan pangkalan militer Merowe di Sudan utara.

Pertikaian kedua pihak terjadi sejak Kamis ketika tentara Sudan mengatakan bahwa gerakan RSF dilakukan tanpa koordinasi dan ilegal. Perselisihan itu terjadi di tengah usulan pembentukan pemerintah sipil di Sudan.

Sudan mengalami krisis politik sejak Oktober 2021 ketika militer menggulingkan pemerintahan transisi pimpinan Perdana Menteri Abdalla Hamdok. (*)

Foto : ANTARA/HO-KBRI Khartoum

Sumber : Antara Editor : Maulana Ijal
#Bentrok #Mahasiswa