BACA JUGA : Barca Gagal Menangkan Dua Pertandingan Beruntun setelah Imbang tanpa Gol
Pendik, 31, tinggal di Kecamatan Kesamben nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas, Minggu (9/4) siang. Beruntung korban berhasil diselamatkan warga.
”Kejadiannya sekitar pukul 10.00. Kami mendapat informasi dari warga tadi,” terang Achmad Kurniawan, agen informasi bencana BPBD Provinsi Jawa Timur.Wawan, sapaan akrabnya, menerangkan korban menceburkan diri ke Sungai Brantas.
Di sekitar Jembatan Pagerluyung sisi Blimbing, Kecamatan Kesamben. Setelah itu, tubuh korban terseret air. ”Dari keterangan saksi pengguna jalan tadi korban ini sempat hanyut sampai melewati dam Sipon Pagerluyung, dalam kondisi masih hidup.”imbuh Wawan.
Beruntung, pria nekat itu berhasil diselamatkan warga di daerah Desa Ngingas Rembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. ”Korban selamat setelah dilemparkan gedebog pisang yang kemudian ditarik ke pinggir,” imbuh Wawan.
Dari pengakuan korban, ia nekat menceburkan diri ke sungai gegara ada masalah keluarga. ”Informasinya karena ada masalah keluarga sehingga korban nekat itu, hal itu menjadi sebab ia nekat bunuh diri ke sungai Brantas.”lanjut Wawan.
Dikonfirmasi terpisah, AKP Akhmad, Kapolsek Kesamben membenarkan kejadian itu. Ia menyebut, korban berhasil diselamatkan dan sempat dibawa ke rumahnya. ”Loncat di Jembatan Pagarluyung, ketemunya di Ngingas Rembyong.”jelas Ahmad. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto: Istimewa
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Jombang
Editor : Safitri