Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bandara Ngurah Rai Lakukan Pengawasan Potensi Flu Burung

Maulana Ijal • Minggu, 26 Februari 2023 | 21:49 WIB
ilustrasi
ilustrasi
MANGUPURA, RADARJEMBER.ID – Pengelola Bandar Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang menjadi pintu masuk Bali melalui udara melakukan pengawasan terhadap potensi masuknya flu burung ke Indonesia.

Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan  Surat Edaran Nomor : PV.03.01/C/ /2023 Tentang Kewaspadaan Kejadian Luar Biasa Flu Burung (H5n1) Clade Baru 2.3.4.4b, Jumat (24/2/2023), pihak bandara  menggencarkan  pengawasan khususnya pelaku perjalanan untuk luar negeri.

Handy Heryudhitiawan selaku General Manager PT. Angkasa Pura, I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali,  mengakui terkait dengan beredarnya surat edaran dengan kepala surat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah stakeholder yang ada di Bandara.

“Dapat kami sampaikan bahwa kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait khususnya Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar terkait surat edaran tersebut,” jelas Handy Heryudhitiawan, Sabtu (25/2/2023).

Apabila dilihat dari isi surat tersebut yakni terkait dengan kewaspadaan kejadian luar biasa flu burung, dilihat dari sisi bandara, PT. Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali beserta stakeholder terkait yaitu KKP Kelas I Denpasar beserta Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Denpasar sudah siap untuk pengendalian penyebaran flu burung.

Fasilitas khususnya untuk pengawasan pelaku perjalanan dari luar negeri, seperti thermal scanner untuk mendeteksi awal kondisi kesehatan dari suhu tubuh selalu berjalan dengan baik dan selalu dilakukan pengawasan terhadap penumpang atau bahkan petugas yang melintas. “Apabila ditemukan orang dengan suhu di atas normal, tentunya yang bersangkutan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh petugas,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, Wayan Wijana mengatakan dengan adanya edaran dari Kemenkes ini tentu lebih meningkatkan kewaspadaan dengan menyiagakan tim Keswan di masing-masing kecamatan untuk merespons dengan cepat apabila ada laporan kematian unggas secara mendadak.

“Selain itu kami meningkatkan upaya spraying pencegahan flu burung, melakukan surveilans, memberikan sosialisasi kepada pedagang unggas dan para peternak,” pungkasnya. (*)

Foto : jawa pos

Sumber : jawapos.com Editor : Maulana Ijal
#Flu Burung #Bali