BACA JUGA : Angka Kematian Kanker Tinggi Akibat Diagonis Terlambat
“Pagi ini sekitar pukul 07.40 WIB, tim sudah berhasil menemukan titik lokasi kecelakaan helikopter ditumpangi Kapolda dan beberapa saat kemudian helikopter evakuasi juga telah menurunkan.” jelas Kombes Pol Feri Handoko, Karo Ops Polda Jambi, Senin (20/2)
Saat ini tim evakuasi jalur udara setelah menemukan titik lokasi jatuh helikopter akan mencoba melakukan evakuasi lewat udara. Kemudian, tim evakuasi jalur udara juga sudah memberikan logistik kepada Kapolda Jambi dan rombongan. Helikopter milik Polairud Polda Jambi ditumpangi Kapolda dan beberapa pejabat utama Polda Jambi.
Berangkat dari bandara Sultan Thaha Jambi dengan tujuan Kabupaten Kerinci pada Minggu pagi (19/2), mengalami kecelakaan jatuh di bukit di Kecamatan Muara Emat, Kabupaten Kerinci sebelum tiba di Bandara Kerinci. Helikopter Polairud Polda Jambi itu berangkat dari Bandara Jambi dengan tujuan Kabupaten Kerinci.
Namun karena faktor cuaca dan sesuatu hal maka helikopter yang ditumpangi oleh Kapolda dan beberapa pejabat utama itu mengalami kecelakaan di bukti di Tamia Kabupaten Kerinci, Jambi. Sementara itu memasuki hari kedua Tim SAR Gabungan melanjutkan proses evakuasi Crew Helikopter Polairud Jambi.
Tim SAR gabungan telah menurunkan logistik di lokasi kejadian dengan menggunakan heli bell 429 milik Polri. Selanjutnya pukul 07.00 WIB tim SAR gabungan dengan menggunakan heli PK-BST dengan personil berjumlah 17 orang yang terdiri dari personil BASARNAS Jambi tiga orang, DokPol dua orang, Brimob enam orang, dan crew heli enam orang.
Rombongan rencana akan melakukan manuver dan searching di sekitar LKP. Apabila kondisi memungkinkan akan dilakukan dropping personil di lokasi kejadian. Untuk Tim SAR gabungan melakukan evakuasi melalui jalur darat, hingga pagi ini masih dalam perjalanan dengan jarak kurang lebih 3,5 KM untuk sampai ke lokasi.
Editor :Winardyasto HariKirono
Foto:Istimewa
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri