Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Nasi Tiwul Goreng Disukai Segala Usia Tak Lagi Terkesan Jadul

Yohanes Pangestu • Minggu, 12 Februari 2023 | 02:33 WIB
Reni menunjukkan nasi tiwul hasil olahan sendiri dan disukai oleh penikmat kuliner, apalagi menu jadul ini kini hadir lebih memikat sehingga kesan jadul semakin terpinggirkan.
Reni menunjukkan nasi tiwul hasil olahan sendiri dan disukai oleh penikmat kuliner, apalagi menu jadul ini kini hadir lebih memikat sehingga kesan jadul semakin terpinggirkan.
MADIUN, RADARJEMBER.ID - Nasi tiwul selama ini identik makanan jadul. Namun, di tangan Reni Apriliana mampu naik kelas setelah diolah layaknya nasi goreng. Siapa sangka, menu hasil olahan warga Desa Sidodadi, Dolopo, itu diminati berbagai kalangan.

Setelah dirasa telah matang, nasi tiwul itu diangkat oleh perempuan itu dari kompor. Kemudian, perempuan 34 tahun tersebut meracik bumbu halus terdiri bawang merah, bawang putih, cabai rawit, garam, dan penyedap rasa.

Lalu, bumbu halus tersebut dimasukkan wajan panas berisi orak-arik telur dan sedikit minyak goreng. Setelah itu, Reni mencampurnya dengan nasi tiwul dan mengaduknya hingga benar-benar merata.

‘’Tergantung request. Mau toping apa tinggal ditambahkan. Misalnya, babat, teri, petai, pindang, dan daging ayam suwir.”ucap Reni..Sudah empat tahun terakhir Reni berjualan nasi tiwul goreng. Tidak disangka, menu tersebut laris manis.

Saat ramai, dalam sehari 30-50 porsi tiwul goreng terjual ke konsumen. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun menyukai tiwul goreng Reni.Satu porsi tiwul goreng dijual dengan harga mulai Rp 10.000 hingga Rp 25.000, tergantung toping lauk tambahan.

Namun demikian, pembeli bisa memilih tingkat kepedasannya. ‘’Kata pembeli sih rasanya lebih gurih dibanding nasi goreng biasa,’’ jelas warga Desa Sidodadi, Kecamatan Dolopo, itu.Selama ini Reni hanya memasarkan tiwul gorengnya via media sosial dan marketplace.

‘’Saat ini baru menjangkau Madiun dan Ponorogo.”imbuh Reni.‘’Pernah ada pesanan dari Bandung dan Hong Kong, saya kirimkan tiwul instan. Tiwul matang dikeringkanCukup dicuci dan dikukus sebentar sudah bisa dikonsumsi.”pungkas Reni.

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Reni Apriliana/Jawa Pos Radar Caruban

Sumber Berita:Jawa Pos Radar Madiun Editor : Yohanes Pangestu
#Kuliner