BACA JUGA : Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi Masalah Percintaan dan Kuasai Harta Korban
Sebab, tiba-tiba atap bangunan ruang kelas ambrol, beberapa waktu lalu.Peristiwa itu terjadi ketika anak-anak kelas A sedang berada di ruang kelas, sekitar pukul 08.30. Di kelas itu ada 23 siswa. Tiba-tiba, brakk. Atap ruang kelas A runtuh.
Nahas, tepat di bawah atap tersebut ada dua anak tengah mewarnai. Yaitu, Nuril Karimah dan Balqis.Sebenarnya atap ambrol berada tepat di depan pintu. Kebetulan, dua anak tersebut mewarnai di depan pintu. Sementara teman-temannya tetap duduk di bangku.
Sang ibu menunggu di depan ruang kelas pun langsung panik. Dia bergegas memeluk dan menggendong dan memeluk anaknya itu. Nuril kemudian dilarikan ke puskesmas setempat. Sementara anak-anak lain langsung semburat keluar dari ruang kelas.
Begitu pula anak-anak yang belajar di ruang kelas B.Kegiatan belajar hari itu pun berhenti seketika. Anak-anak juga langsung dipulangkan. Semua barang di ruangan dikosongkan. Hanya tersisa puing-puing bekas reruntuhan.(*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Bromo Editor : Safitri