BACA JUGA : Korban Penipuan Komplotan Wowon, Kembali Ditemukan Polda Metro Jaya
”Dari hasil pemeriksaan lanjutan, juga setelah kami konfrontasikan dengan keterangan tersangka, korban disetubuhi saat sudah menjadi mayat (sudah meninggal),” ujar AKP Agung Kurnia Putra, Kasat Reskrim Polres Tulungagung seperti dilansir dari Antara di Tulungagung.
Pengakuan itu sinkron dengan hasil visum tim kesehatan atas sampel diambil dari korban. Dari pemeriksaan, petugas menemukan cairan sperma diduga sperma pelaku.Pembunuhan itu dilakukan tersangka dan saat itu masih dalam pengaruh minuman beralkohol. Mustakim mengaku sempat panik setelah melakukan pembunuhan.
Dia kemudian memilih berjalan kaki dari rumah korban hingga ke perbatasan Blitar. Selama pelarian, pelaku mencari barang rongsokan untuk bertahan hidup. Disinggung motif pelaku menghabisi korban, Agung menjelaskan, pelaku sakit hati pada korban. Mustakim diamankan oleh polisi pada 16 Januari lalu di Blitar.
Pemuda kurus kecil itu merupakan mantan pacar korban. Penangkapan berawal dari penyelidikan dilakukan polisi di tempat kerja tersangka di Blitar. Dari tempat kerja tersangka di tempat rongsokan itu didapat informasi pelaku berada di Malang, dan sempat kembali lagi ke Blitar. (*)
Editor : Winardyasto HariKirono
Foto:Istimewa
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri