Berita Penculikan Anak Hoaks Sempat Bikin Warga Takut

Safitri • Dipublikasikan Selasa, 31 Januari 2023 | 22:55 WIB
Photo
Photo
SIDOARJO,RADARJEMBER.ID - Seharian kemarin Senin (30/1) bertebaran informasi tentang upaya penculikan di wilayah Kedungturi, Taman, dan Kepatihan, Tulangan.

BACA JUGA : Korban Penipuan Komplotan Wowon, Kembali Ditemukan Polda Metro Jaya

Namun setelah ditelusuri perihal penculikan itu, kabar tersebut hanya hoax alias palsu. Arifin, Kepala Desa Kedungturi membenarkan bahwa ada pesan suara beredar di kalangan warga. Isinya, upaya penculikan siswa SDN Kedungturi.

’’Kami sudah telusuri lewat Kasun setempat dan SD Kedungturi,’’ jelas Arifin ketika ditemui kemarin. Hasilnya, tidak ada upaya penculikan. Perwakilan SDN Kedungturi Ely Hartanti mengatakan bahwa isi rekaman suara tersebar itu tidak benar.

’’Kalau di rekaman, katanya kan kejadian percobaan pas jam pelajaran olahraga di luar. Nah, kami hanya ada sekali pelajaran olahraga dan di dalam sekolah sini. Selain itu, lanjut Ely, nama siswa dan kelasnya pun tidak sesuai.

’’Saya sudah ngecek juga ke anaknya, lah anaknya di kelas nggak tahu apa-apa.kata Ely. Kompol Hari Aziz. Kapolsek Taman ketika dikonfirmasi mengatakan, tidak ada laporan yang masuk mengenai upaya ataupun kejadian penculikan di wilayah hukumnya.

Informasi serupa juga beredar di Desa Kepatihan, Tulangan. Tersebar rekaman ada upaya penculikan di Desa Kepatihan. Dalam rekaman yang tersebar, tampak ada anak hendak berangkat sekolah tiba-tiba dicegat dan dimintai tolong oleh seorang wanita tak dikenal.

Tapi saat melihat wanita tersebut, anak itu langsung lari. Rigor Putratama Kepala Desa (Kades) Kepatihan membenarkan adanya kabar tersebut. ’’Namun, kejadian itu benar, tapi penculikan itu masih dugaan-dugaan saja.’’ tutur Rigor

Dia mengatakan, anak tersebut langsung lari karena melihat wajah wanita itu mirip dengan gambar pelaku terduga penculik yang tersebar di media sosial. Terlepas apakah benar penculik atau bukan, Rigor langsung berinisiatif membuat surat imbauan kewaspadaan kepada warga. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Ilustrasi:Istimea

Sumber Berita:jawapos.com

  Editor : Safitri
penculikan