BACA JUGA : Puluhan Rumah Warga di Perbatasan Jenggawah-Ajung Jember Terendam Banjir
"Dari sini (Perbatasan Desa Gunung Putri dengan Desa Kelarik Utara) sampai jembatan Semala kira kira dua kilo meter, kita sejak pagi berjaga di sini untuk menghimbau pengguna jalan agar berhati hati," kata Babinsa Koramil 03 Sedanau, Sertu Budiarjo saat berjaga bersama rekannya dan Babinkantibmas di ruas jalan perbatasan Desa Gunung Putri dengan Desa Kelarik Utara, Selasa.
Dia mengatakan, kabut asap semakin tebal karena selain api semakin meluas, juga karena lahan gambut yang masih mengeluarkan asap, meskipun api sudah terlihat mati.
"Iya mudah-mudahan lahan mati tidak merambat ke kebun warga, karena ada danau di daerah Gunung Putri, kita fokus memantau yang di sini (Desa Kelarik Utara)," katanya.
Dia juga mengatakan luas lahan ratusan hektar dengan sebaran api di Utara, Barat dan Selatan ruas jalan Batubi - Kelarik tersebut.
"Kita tidak bisa juga pastikan berapa luas yang terbakar, yang pasti kalau dilihat lahan ini ratusan hektar, belum lagi yang dalam sana kita tidak bisa lihat seberapa luas, kalau yang sudah pasti terbakar tidak kurang 30 hektare," ujarnya.
Sementara, salah satu pengguna jalan, Har, Warga Kelarik saat melintas di Desa Kelarik Utara mengatakan asap semakin tebal dan telah mengganggu penguna jalan.
"Pagi ini makin tebal, kalau pakai motor di sini lemas (sesak napas) karena panjang juga asapnya, mudah-mudahan nanti siang berkurang," katanya.
Untuk membantu warga, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna juga membantu warga dengan menggunakan mobil bagi pengendara roda dua khusus bagi yang membawa anak-anak untuk melintasi jalan tersebut.
Sehari sebelumnya, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna telah melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan dua mobil pemadam kebakaran. (*)
Foto : ANTARA/Cherman
Sumber : Antara Editor : Safitri