BACA JUGA : Rumah Bupati Jember dan Warga Kampung Ledok Banjir Hampir Dua Meter
Hujan deras yang terjadi sejak pukul 17.00 pada hari Rabu (28/12) menyebabkan luapan air yang cukup besar di sungai Kali Jompo. Akibatnya, pemukiman warga yang berada di dataran rendah, seperti Kampung Ledok mengalami banjir dengan tinggi nyaris dua meter. Karena durasi hujan yang cukup lama, luapan air semakin menjadi jadi. Sehingga masuk ke area pemakaman umum yang memporak porandakan makam di tempat tersebut. Bahkan, empat jenazah terhanyut sungai.
Kapolsek Kaliwates Kompol Zaenuri menceritakan, debit air tidak mampu ditampung oleh sungai Kali Jompo. Air cukup lama menggenangi pemakaman tersebut. Sehingga ada empat makam yang terhanyut. “Empat makam itu di diantaranya makam pak Simon, ibu Basar, pak Rukimi, dan pak Endang, makam mereka memang berada di bibir sungai,” katanya.
Bersamaan dengan kejadian itu, jajaran Polsek Kaliwates langsung melakukan upaya pencarian bersama BPBD Jember dan sejumlah pihak terkait. Meskipun belum maksimal, namun upaya itu menemukan tanda-tanda berupa kain kafan di sungai. “Kami masih menyusuri delta sungai di sepanjang Kali Jompo, ditemukan kain kafan, namun jenazahnya belum,” paparnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Jember Sigit Akbari menambahkan, kejadian ini merupakan salah satu dari rentetan peristiwa yang terjadi dari luapan sungai Kali Jompo. “Dari hujan deras ini banyak bencana yang terjadi, diantaranya banjir di Kecamatan Patrang dan Sempusari, serta Kecamatan Mumbulsari. Sementara juga terjadi longsor di Kecamatan Mayang, dan beberapa rumah yang jebol,” pungkasnya.
REPORTER: Ahmad Ma’mun
FOTO: POLSEK KALIWATES
EDITOR: Nur Hariri Editor : Safitri