Hol, ibu korban, mengatakan, orang yang tinggal di perdesaan seperti keluarganya, setiap hari memang memanfaatkan sungai untuk mandi. Biasanya dilakukan bersama-sama. Jika orang seperti pelaku dibiarkan berkeliaran, maka potensi munculnya kejahatan yang sama bisa terulang kembali di belakang hari.
“Kebetulan saat kejadian, anak saya ini mandi sendirian di sungai karena memang hujan,” kata ibu korban kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (27/12).
BACA JUGA: Diseret hingga 75 Meter, Wanita di Jember Nyaris Jadi Korban Perkosaan
Ibu korban menengarai, pelaku berniat membunuh anaknya sebelum memerkosa. Karena sejak di tempat mandi, pelaku sudah menyekap korban, kemudian menyeretnya di sepanjang sungai. Mulai dari tempat mandi hingga ke rerimbunan pohon pisang, tempat pelaku akan merudapaksa.
“Untungnya, saat pelaku ini mau memperkosa, ada kakaknya yang datang dan menolong,” tutur perempuan yang tinggal satu rumah dengan korban di Kecamatan Pakusari, Jember, tersebut.
Dugaan pelaku akan menghabisi nyawa anaknya itu, dikuatkan dengan sikap. Karena saat kakak korban datang untuk menolong, pelaku sempat melawan dengan memukulnya. “Pokoknya, saya minta pelaku ini dihukum berat. Biar tidak ada yang menjadi korban lagi,” pintanya.
Sumber Jawa Pos Radar Jember, sebelum kejadian, pelaku memang terlihat sering lewat di jalan yang menuju ke sungai. Kepada warga, pelaku selalu beralasan ingin mencari biawak di sungai tersebut. Rupanya, alasan mencari kadal jumbo itu hanya dalih. Niat aslinya terungkap setelah kejahatannya tepergok, Senin (26/12) sore kemarin.
Sebelumnya, Kejahatan pemerkosaan hampir saja terjadi di Jember. Seorang perempuan asal Kecamatan Pakusari, nyaris menjadi korban rudapaksa ketika dia mandi di sungai, tak jauh dari rumahnya. Bahkan, korban sempat diseret hingga 75 meter. Aksi itu gagal setelah kakak korban memergoki pelaku sebelum kejahatan itu dilakukan.
Pelaku yang diketahui bernama Diky Misbahul Udho, berpura-pura mencari biawak di sungai. Padahal, pemuda 31 tahun asal Lingkungan Kalikotok, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, ini sudah menyimpan niat jahat ingin memerkosa korban. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal