Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Diterjang Badai, Puluhan Warung di Pantai Cemara Jember Rusak

Maulana Ijal • Senin, 26 Desember 2022 | 01:38 WIB
DIPERBAIKI LAGI: Pemilik warung di Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Jember, memperbaiki lapak mereka setelah rusak akibat angin kencang dan banjir rob.
DIPERBAIKI LAGI: Pemilik warung di Pantai Cemara, Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Jember, memperbaiki lapak mereka setelah rusak akibat angin kencang dan banjir rob.
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Badai rob yang terjadi di laut selatan Jember, memporak-porandakan puluhan warung yang berdiri di sepanjang pesisir Pantai Cemara Dusun Getem, Desa Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger.

Cuaca ekstrem itu diawali dengan angin kencang yang terjadi pada Jumat (23/12), sekitar pukul 12.30, kemarin. Dan berlangsung hingga malam hari. Keesokan harinya, Sabtu (24/12), angin kencang itu disertai dengan naiknya air laut ke permukaan. Malam harinya, gelombang tinggi menghantam kawasan wisata tersebut hingga merusak warung-warung yang ada di pinggir pantai.

BACA JUGA: Imbas Gelombang Pasang, Pantai Cemara Jember Terkikis Ancam Lapak Pedagang

Pemilik warung yang menjadi korban, Dian Pratama Putra, mengatakan, sebelum terjadi badai rob, di depan warungnya sudah dipasang tangkis agar air laut tak sampai naik ke lapak-lapak warga. Tangkis itu terbuat dari sak yang berisi pasir. Namun, setelah tangkis itu selesai dipasang, air laut tetap saja naik hingga ke dalam kedai.

"Sebenarnya warung yang dijadikan tempat usaha ini sudah pindah beberapa kali. berada di pinggir pantai dan paling ujung. Karena terus terkikis akibat air laut naik, akhirnya pindah lagi," kata Dian kepada Jawa Pos Radar Jember, Minggu (25/12).

Jumat (23/12) kemarin, akibat angin barat, atap warung miliknya yang terbuat dari asbes sampai terangkat. Atap itu juga rusak akibat tertimpa pohon cemara. "Ini baru diganti semua asbesnya, karena tertimpa pohon dan akibat angin barat," ungkap lelaki 42 tahun ini.

Dua pemilik warung yang lain, Bu Sari dan Bu Dul, juga mengalami nasib serupa. Kedai yang baru selesai diperbaiki akibat angin pada Jumat, berantakan lagi lantaran dihantam gelombang rob. "Sebenarnya warung baru selesai diperbaiki. Eh, belum ditempati sudah diterjang badai yang disertai angin lagi," uapnya.

Terpisah, Kasat Polair Polres Jember di Puger Iptu M Nai mengungkapkan, akibat bencana cuaca ekstrem ini, ada puluhan warung yang rusak. Pihaknya pun mengimbau kepada warga, khususnya pemilik warung di pinggir pantai, agar lebih berhati-hati. “Karena sepekan ke depan, cuaca masih ekstrem. Ini sesuai dengan edaran yang disampaikan BMKG Surabaya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Jember #Headline #Pantai Cemara #Banjir Rob