Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lagi-Lagi, Truk Bermuatan Berat Terguling di Tikungan Rawan Jalur Gumitir

Maulana Ijal • Kamis, 22 Desember 2022 | 01:42 WIB
TERGULING: Truk N 8156 RJ yang disopiri Bunyamin asal Probolinggo, terguling di KM 36.800 jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Rabu (21/2).
TERGULING: Truk N 8156 RJ yang disopiri Bunyamin asal Probolinggo, terguling di KM 36.800 jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Rabu (21/2).
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lagi-lagi, kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 36.800 jalur Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Rabu (21/12). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30. WIB itu menimpa sebuah truk N 8156 RJ di jalur yang terkenal dengan sebutan tikungan Mbah Singo.

Insiden yang dialami truk yang disopiri Bunyamin Wahyudi, 41, warga Kecamatan Kademangan, Kabupaten Pronolinggo itu, bermula saat kendaraan yang melaju dari arah Banyuwangi ke Jember tersebut tiba-tiba miring ketika sampai di lokasi kecelakaan.

BACA JUGA: Rem Blong, Truk Pengangkut Paketan Seruduk Tebing Gumitir

Truk bermuatan enam ton jeruk dan buah naga itu tak terkendali hingga terguling, tak jauh dari tebing jalan yang ambrol. Tak ada korban jiwa dalam petaka ini. Sang sopir selamat. Namun, sebagian muatan tumpah ke bahu jalan.

"Sejak menanjak di jalan yang menikung, di sekitar warung itu saya sudah jalan pelan karena bermuatan berat. Ternyata, setelah di jalur menikung dan mulai datar tiba-tiba truk miring ke kiri dan terguling," kata Bunyamin.

Dia mengaku, rencananya muatan jeruk dan buah naga yang diambil dari Jajag, Banyuwangi itu, akan dibawa ke Jakarta. Total berat keseluruhan sekitar enam ton. “Tadi di belakang truk sebelum terguling ada ibu-ibu yang naik motor. Dia berusaha mendahului dari kiri," ujarnya.

Kapolsek Silo AKP Tanto mengatakan, selama ini kecelakaan tunggal yang sering terjadi berada di KM 36.800 atau tikungan Mbah Singo. Karena jalan aspalnya memang miring, sehingga rawan sekali kecelakaan. “Sudah berkali-kali terjadi kecelakaan tunggal di situ. Yakni terguling,” terangnya.

Dia pun berharap, perbaikan tebing yang longsor di jalur rawan itu segera selesai. Sehingga bisa mengurangi risiko terjadi kecelakaan lalu lintas. “Kontur tanahnya miring, jadi truk yang bermuatan berat rawan sekali kecelakaan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Jalur Gumitir #Kecelakaan