Insiden yang dialami truk yang disopiri Bunyamin Wahyudi, 41, warga Kecamatan Kademangan, Kabupaten Pronolinggo itu, bermula saat kendaraan yang melaju dari arah Banyuwangi ke Jember tersebut tiba-tiba miring ketika sampai di lokasi kecelakaan.
BACA JUGA: Rem Blong, Truk Pengangkut Paketan Seruduk Tebing Gumitir
Truk bermuatan enam ton jeruk dan buah naga itu tak terkendali hingga terguling, tak jauh dari tebing jalan yang ambrol. Tak ada korban jiwa dalam petaka ini. Sang sopir selamat. Namun, sebagian muatan tumpah ke bahu jalan.
"Sejak menanjak di jalan yang menikung, di sekitar warung itu saya sudah jalan pelan karena bermuatan berat. Ternyata, setelah di jalur menikung dan mulai datar tiba-tiba truk miring ke kiri dan terguling," kata Bunyamin.
Dia mengaku, rencananya muatan jeruk dan buah naga yang diambil dari Jajag, Banyuwangi itu, akan dibawa ke Jakarta. Total berat keseluruhan sekitar enam ton. “Tadi di belakang truk sebelum terguling ada ibu-ibu yang naik motor. Dia berusaha mendahului dari kiri," ujarnya.
Kapolsek Silo AKP Tanto mengatakan, selama ini kecelakaan tunggal yang sering terjadi berada di KM 36.800 atau tikungan Mbah Singo. Karena jalan aspalnya memang miring, sehingga rawan sekali kecelakaan. “Sudah berkali-kali terjadi kecelakaan tunggal di situ. Yakni terguling,” terangnya.
Dia pun berharap, perbaikan tebing yang longsor di jalur rawan itu segera selesai. Sehingga bisa mengurangi risiko terjadi kecelakaan lalu lintas. “Kontur tanahnya miring, jadi truk yang bermuatan berat rawan sekali kecelakaan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal