Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jelang ASO, Warga Jatim Diimbau Pasang STB

Safitri • Jumat, 16 Desember 2022 | 22:32 WIB
Warga menonton televisi di rumahnya, Depok, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021). Proses Analog Switch Off (ASO) atau migrasi dari siaran tv analog ke digital akan segera dimulai
Warga menonton televisi di rumahnya, Depok, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021). Proses Analog Switch Off (ASO) atau migrasi dari siaran tv analog ke digital akan segera dimulai
Jakarta, RADARJEMBER.ID - Imbauan agar masyarakat yang tinggal di wilayah siaran Jawa Timur 1 untuk segera memasang perangkat set top box menjelang analog switch off (ASO) 20 Desember, disampaikan Direktur Penyiaran Kementerian Kominfo Geryantika Kurnia melalui pesan singkat kepada ANTARA, Jumat.

BACA JUGA : Identifikasi Penampakan Satwa Liar oleh Warga Solok Merupakan Binturong

"Untuk masyarakat Surabaya dan sekitarnya, yang akan melaksanakan ASO pada tanggal 20 Des 2022 pukul 24.00, supaya dari sekarang yang masih menggunakan TV analog untuk melengkapinya dengan STB," katanya.

Siaran televisi terestrial analog di wilayah siaran Jawa Timur 1 akan dihentikan mulai 20 Desember 2022. Setelah penghentian siaran televisi analog atau ASO, masyarakat di sana akan mendapatkan sepenuhnya siaran digital.

Wilayah siaran Jatim 1 meliputi Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Pasuruan. Selain itu, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto juga termasuk ke dalam wilayah siaran Jatim 1.

Perangkat STB berfungsi mengubah transmisi digital agar dapat ditangkap dan diubah menjadi gambar dan suara pada pesawat televisi analog. Sementara bagi masyarakat yang sudah menggunakan pesawat televisi digital, tidak perlu menambahkan STB.

Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat sudah memasang perangkat STB mulai sekarang, sebelum siaran televisi analog dihentikan. Jika menunggu siaran analog dimatikan, dikhawatirkan masyarakat tidak bisa menonton siaran televisi dan berbondong-bondong membeli STB di pasaran.

Geryantika juga mengkhawatirkan jika masyarakat baru membeli STB setelah siaran analog dihentikan, maka persediaan perangkat di pasaran menipis. Sementara, distributor memerlukan waktu beberapa hari untuk mengirimkan STB ke lokasi.

Bagi rumah tangga miskin yang memenuhi kriteria Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), pemerintah dan lembaga penyiaran yang menjadi penyelenggara multipleksing siaran digital akan memberikan bantuan STB gratis.

Menurut Geryantika, distribusi bantuan STB untuk wilayah siaran Jatim 1 sudah mendekati 100 persen.

"Dengan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, industri, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, ASO di Surabaya (dan sekitarnya) akan berjalan lancar," katanya.

Masyarakat yang sudah menggunakan perangkat televisi digital dan yang sudah menambahkan STB pada televisi analog bisa memindai ulang siaran digital supaya bisa mendapatkan lebih banyak program siaran. (*)

Foto : ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

Sumber : Antara Editor : Safitri
#saluran