Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sekdes di Jember yang Ditemukan Gantung Diri Ternyata Pernah Menjadi Guru

Maulana Ijal • Rabu, 23 November 2022 | 01:58 WIB
TRAGIS: Salah seorang warga ketika akan menurunkan jasad korban yang tergantung di pohon pinggir jalan raya jurusan Kencong-Tanggul di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Jember, Selasa (22/11) siang.
TRAGIS: Salah seorang warga ketika akan menurunkan jasad korban yang tergantung di pohon pinggir jalan raya jurusan Kencong-Tanggul di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Jember, Selasa (22/11) siang.
JEMBER, RADARJEMER.ID- Derman Efendi, Sekretaris Desa (Sekdes) Gunungsari, Kecamatan Umbulsari, Jember, ditemukan gantung diri di sebuah pohon di pinggir jalan raya Dusun Pondok Waluh, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Selasa (22/11) siang. Sebelum menjadi sekdes, korban diketahui pernah menjadi seorang guru di Kecamatan Semboro.

Peristiwa yang sempat menggegerkan pengguna jalan jurusan Kencong-Tanggul ini terjadi sekitar pukul 12.00. Dua orang saksi, Gayuh Dwi dan Sucipto, melihat ada sesosok pria yang tubuhnya tergantung di pohon selubin. Sementara di bawahnya, ada motor merek Yamaha Vega yang diduga milik korban. Para saksi selanjutnya melaporkan hal itu ke Polsek Jombang.

BACA JUGA: Tertabrak Truk, Warga Umbulsari Jember Meninggal di TKP

Kapolsek Jombang AKP Adam menceritakan, setelah kabar itu masuk ke petugas piket, pihaknya bersama tim medis Puskesmas Jombang segera menuju ke lokasi. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tak bernyawa. Tak ditemukan bekas kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. "Hanya ada bekas alur jerat melingkar di leher korban," katanya.

Menurut dia, dari informasi yang diperoleh, korban merupakan warga asal Desa Gunungsari, Kecamatan Umbulsari. Saat ini, posisinya sebagai sekdes. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, sebelumnya korban selalu terlihat merenung dan hemat bicara. " Informasinya, akhir-akhir ini korban memang sering diam dan tidak banyak komunikasi," terangnya.

Pihak keluarga tak berkenan dilakukan pemeriksaan fisik luar dan dalam pada tubuh korban. Mereka membikin surat pernyataan dan mengikhlaskan peristiwa itu dan menganggapnya sebagai musibah. Pihak keluarga juga tidak akan menuntut siapapun. "Mereka memilih merelakan kejadian yang menimpa korban," pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun/Jumai

Foto      : Polsek Jombang untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Jember #gantung diri