Seperti warung milik Irawati, warga Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan dan warung milik Suwito, warga Dusun Kaliputih, Desa Rambipuji. Dua kedai yang paling parah terdampak ini mulai dibangun kembali.
BACA JUGA: Sedang Salat, Warga Jember Ini Selamat saat Pohon Tumbang Timpa Warungnya
"Kami mulai memperbaiki kembali warung ini, karena memang menjadi tempat usaha. Sekalian, kami juga membuatkan kandang baru bagi kelinci dan hamster biar ada pembeli yang datang kesini lagi," kata Billy, suami Irawati.
Selain berjualan makanan dan minuman seperti warung pada umumnya, kedai milik Irawati ini juga menjual hewan piaraan. Ada kelinci, burung puyuh dan hamster. Pada petaka sepekan lalu, kandang hewan imut itu juga rusak. Bahkan, sebagian kabur dan hilang.
“Untuk sementara, warung yang awalnya terbuat dari galvalum ini diganti dengan bambu. Nanti kalau sudah punya uang baru kami ganti lagi dengan galvalum biar lebih awet. Termasuk tempat berjualan hewan peliharaan juga dibuat dari bambu," tutur Billy.
Sedangkan warung milik Suwito yang berada di sisi barat jalan, juga terlihat sedang dibenahi. Kedai itu juga ambruk akibat tertimpa pohon jati. Imbasnya, selama seminggu belakangan, dia tak bisa berjualan.
Terpisah, Kapolsek Rambipuji AKP Sucipto mengatakan, intensitas curah hujan di wilayah Rambipuji hingga saat ini masih cukup tinggi. Untuk itu, dia mengimbau agar para pemilik warung yang berada di sisi kanan dan kiri jalan menuju Kecamatan Balung tersebut lebih berhati-hati. “Karena di belakang warung baik kiri dan kanan jalan dipenuhi pohon jati. Jadi harus ekstra hati-hati,” terang Sucipto. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal