Namun proses evakuasi terkendala medan dan cuaca. Karena di lokasi sedang turun hujan yang cukup deras. Personel dari Jember dan Bondowoso ini menjadi kesulitan. Sebab, posisi truk bernopol B 9258 UX itu terperosok ke jurang yang cukup curam dengan kedalaman sekitar sembilan meter.
Apalagi, kendaraan yang kala itu disopiri Imam Wahyudi, 40, warga Kecamatan Tempeh, Lumajang, tersebut berada di dalam jurang dengan posisi miring. Terlebih, di dalam jurang penuh dengan air hujan. Beberapa kali dicoba pengangkatan, namun terus gagal. “Medan cukup sulit dan hujan turun deras. Sehingga proses evakuasi belum berhasil,” kata AKP Tanto, Kapolsek Silo, yang mengawal proses pengangkatan.
Selama evakuasi berlangsung, jalur dua arah, baik dari Banyuwangi maupun Jember, ditutup total. Sebab, proses pengangkatan menggunakan sling dengan cara ditarik. Sehingga untuk menghindari timbulnya kecelakaan, pihaknya menyeterilkan jalan nasional tersebut. “Seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat dan kendaraan besar lainnya, terpaksa ditutup total,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Kamis (10/11).
Selama dua jam proses evakuasi berlangsung, badan truk tersebut tak kunjung terangkat ke bahu jalan. Sehingga polisi menghentikan sementara. Terlebih, hari semakin gelap dan di lokasi juga minim penerangan. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal