Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Efek samping Bila Gula Dikomsumsi Berlebihan

Safitri • Sabtu, 5 November 2022 | 00:19 WIB
Photo
Photo
BOGOR, RADARJEMBER.ID - Makanan manis seperti ice cream, soda sampai kue memang sangat menggiurkan. Apalagi bagi pecinta makanan manis, tentu kalau sehari tidak mengkonsumsi makanan tersebut, bisa membuat lidah terasa pahit.

Ketika gula dikonsumsi oleh tubuh maka akan berubah menjadi glukosa. Dimana glukosa ini menjadi bahan bakar energi. Kalau energi ini tidak terpakai, maka akan berubah menjadi energi cadangan.

BACA JUGA : Kimia Farma Optimalkan BBO Lokal

Namun, kalau energi utama masih belum terpakai, sementara energi cadangan juga masih tersimpan. Glukosa yang ada justru akan menumpuk dan inilah yang mengakibatkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit jantung.

Bahkan, di Indonesia sendiri, penyakit akibat kandungan glukosa dalam tubuh berlebih ini. Menjadi penyakit yang paling banyak menjangkiti semua kalangan baik muda maupun tua.Karena itu, ada baiknya untuk mengganti penggunaan gula Anda di rumah dengan gula tebu .

Ada banyak sekali efek samping dari penggunaan gula pasir yang beredar di pasaran. Untuk mengurangi efek samping jangka panjang, sebaiknya mulai mengganti gula pasir di rumah dengan gula tebu. Gula tebu ini lebih rendah kandungan glukosanya.

Dengan mengganti gula tebu, tubuh jadi tidak perlu menumpuk glukosa terlalu banyak. Sekarang, mari disimak apa saja efek samping dari penggunaan gula pasir yang beredar di pasaran selain tidak baik untuk kesehatan jantung.

Efek Samping Gula Pasir

  1. Peningkatan Berat Badan


Mengonsumsi gula pasir berlebih kemudian mengakibatkan glukosa menumpuk dalam tubuh. Akan membuat tubuh meningkat kan berat badan. Sebab, glukosa ini tidak lagi bisa terbakar menjadi energi.

  1. Meningkatkan Resiko Penyakit Diabetes dan Darah Tinggi


Setelah tubuh tak mampu menampung glukosa. Akhirnya tubuh mengalami resistensi insulinmengakibatkan kesehatan terganggu. Penyakit paling sering menjangkiti tubuh kelebihan glukosa ini adalah penyakit Diabetes.

Dari penyakit diabetes, bisa merambat kemana-mana. Bisa juga menjadi penyebab darah tinggi, penyakit jantung hingga gagal ginjal.

  1. Mempercepat Penuaan Dini


Kelebihan berat badan hingga penyakit diabetes ini bisa mengakibatkan pasien menjadi lebih cepat tua. Penuaan dini ini tidak hanya bisa membuat tubuh menjadi cepat lelah. Tapi, juga bisa mengalami pikun dini.

  1. Tidak Bisa Tidur


Karena energi utama hingga energi cadangan yang masih tersimpan dalam tubuh belum terpakai. Sehingga tubuh akan selalu berada di mode siap untuk beraktivitas. Tidak mengenal waktu, sebab glukosa dan energi masih tersimpan dalam jumlah banyak.

Faktor inilah yang membuat kebanyakan orang tidak bisa tidur atau insomnia. Sebab, alarm dari tubuh masih mengindikasikan kelebihan glukosa yang belum bisa tersalurkan.

  1. Penyakit Jantung


Ada banyak sekali gangguan penyakit jantung diidap oleh semua kalangan. Dan pasien pengidap jantung ini didominasi oleh mereka yang kelebihan glukosa dalam tubuh. Saat tubuh kelebihan glukosa, picu jantung akan melambat akibat gangguan dari glukosa belum tersalurkan ini.

Inilah yang menjadikan kinerja jantung menjadi lambat. Bahkan, pada pasien dengan kelebihan glukosa akan mengalami gagal jantung sampai kehilangan fungsi jantung hingga beberapa persen.

Kondisi inilah yang membuat banyak orang harus beralih ke penggunaan gula dari tebu murni dibanding gula pasir biasa. Untuk mengurangi beban glukosa dalam tubuh karena gula dari tebu murni tidak mengandung terlalu banyak sukrosa. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Istimewa

Sumber Berita: Jawa Pos Radar Bogor

  Editor : Safitri
#Gula