Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Akibat Ulah Mafia BBM, Minyak Tanah di Sorong Langka

Safitri • Jumat, 4 November 2022 | 23:27 WIB
Warga Aimas kabupaten Sorong saat antri untuk membeli minyak tanah, Kamis (3/11)
Warga Aimas kabupaten Sorong saat antri untuk membeli minyak tanah, Kamis (3/11)
Sorong, RADARJEMBER.ID - Kelangkaan minyak tanah yang terjadi di wilayah kota dan kabupaten Sorong, Papua Barat, dalam dua pekan terakhir, dikatakan PT Pertamina, bukan karena keterbatasan stok, tapi akibat ulah mafia BBM bersubsidi.

BACA JUGA : Begini Cara Kerja Femepizole, Obat Penawar Gagal Ginjal Akut pada Anak

Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Comersial and Trading Regional Papua Maluku Edy Mangun di Sorong, Kamis, mengatakan bahwa stok minyak tanah di wilayah Sorong aman hingga dua minggu ke depan.

Menurut Edy, jumlah ketersediaan stok untuk sementara belum dapat dipublikasi karena informasi tersebut dipantau para mafia BBM bersubsidi.

Edy menjelaskan bahwa penyaluran BBM bersubsidi mulai dari pendataan, pengusulan data, sampai dengan penentuan kuota itu dilakukan oleh pemerintah secara berjenjang mulai dari pemerintah daerah (pemda) sampai pemerintah pusat.

Setelah disetujui oleh pemerintah dan DPR RI, kata dia, Pertamina ditunjuk sebagai penyalur sesuai dengan ketentuan undang-undang minyak dan gas bumi (migas).

Dia menegaskan Pertamina menyalurkan minyak tanah bagi masyarakat di daerah Sorong sesuai dengan kouta yang ditetapkan. Menurut dia, hingga dua minggu ke depan stok minyak tanah aman jika terjadi kelangkaan di tingkat pengecer dan agen sudah tentu ada mafia.

"Terkait penindakan mafia BBM bersubsidi seperti minyak tanah itu merupakan kewenangan pihak berwajib, seperti kepolisian sesuai dengan Undang-Undang Migas," ujarnya.

Sementara itu Hasna, warga RT 02 Aimas, Kabupaten Sorong, mengaku sudah dua pekan terakhir kesulitan mendapatkan minyak tanah di tingkat agen dengan alasan stok terbatas. (*)

Foto : Antara/ Ernes Broning Kakisina

Sumber : Antara Editor : Safitri
#BBM