Kapolsek Pakusari AKP Hariyanto menceritakan, peristiwa ini bermula dari kesaksian Suliman, salah satu warga yang hendak mencari rumput di area kebun tebu tersebut. Saat hendak membabat rumput, Suliman mulai mencium bau tidak sedap yang disangka bangkai binatang. Namun, karena bau itu terus menyengat, Suliman pun mencari sumber aroma tersebut.
"Setelah itu, saksi Suliman ini dikagetkan dengan seorang mayat tergeletak dengan kondisi mengenaskan," katanya.
BACA JUGA: Tiga Hari Berturut-turut, Warga Bondowoso Digegerkan Penemuan Jenazah
Karena khawatir, kata Hariyanto, Suliman memanggil Imsiana, ketua RT di Desa Kertosari, agar segera melaporkan temuan itu ke pihak berwajib. “Kemudian, kami bersama unit Reskrim Polsek Pakusari mendatangi TKP," imbuhnya.
Saat awal ditemukan, tak ada identitas di jenazah itu. Pihaknya langsung membawa jenazah ke kamar mayat untuk dilakukan visum. Namun, setelah digeledah di saku baju jenazah ada KTP yang menunjukkan identitasnya. "Ternyata setelah digeledah bersama Tim Inafis Polres Jember ditemukan KTP korban," terangnya.
Dari identitas itu, pria tersebut berinisial PR. Korban tercatat sebagai warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Saat ini jenazah lelaki itu telah berada di kamar mayat RSUD dr Soebandi Jember. "Korban dilarikan ke kamar mayat untuk dilakukan visum," paparnya.
Sejauh ini, belum diketahui penyebab kematian PR. Namun berdasarkan kesaksian warga, korban diduga pria gelandangan yang sering berkeliaran di sekitar TPA Pakusari. (*)
Reporter: Ahmad Ma’mun/Jumai
Foto : Polsek Pakusari Untuk Radar Jember
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal