BACA JUGA : Kurangi Garam untuk Hindari Resiko Hipertensi
”Kami sudah menemukan tiga orang dan mereka ditemukan meninggal dunia. Saat ini, tinggal satu orang lagi dalam pencarian,” kata Kapolsek Bakung AKP Zainal Arifin seperti dilansir dari Antara di Blitar. Dia mengungkapkan, korban pertama yang berhasil ditemukan adalah Obet, 18, sopir truk, warga Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal truk terseret banjir.
Dia ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan, dua korban lain adalah Andik, 21, dan Yopi, 23. Keduanya adalah warga Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. ”Kedua korban ditemukan pukul 15.00 WIB Rabu (26/10). Mereka ditemukan sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian,” tutur Zainal Arifin. Dia menjelaskan, kedua korban ditemukan hampir masuk laut.
sebab muara air Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, tersebut menuju Pantai Pasur. Hingga kini masih satu orang korban belum ditemukan yakni Riyanto, 55, kenek truk, warga Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.
”Masih satu yang belum ditemukan. Tadi pencarian sempat dihentikan karena sudah sore, jam 16.00 WIB, sehingga diputuskan Kamis (26/10) akan dilakukan pencarian lagi,” terang Zainal Arifin. Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, merupakan jalurwarga. Lokasi tersebut berupa sabo dam. Di jembatan itu ada gorong-gorong berfungsi sebagai jalan lewat air.
Saat debit kecil, air lewat di gorong-gorong tersebut, namun saat debit air besar air bisa menembus hingga atas gorong-gorong. Sebelumnya, satu unit truk dilaporkan terseret arus air saat lewat di Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Truk pengangkut tebu tersebut mengangkut lima orang dan pulang bersama-sama setelah menebang tebu.
Kejadian itu lalu dilaporkan warga ketika melihat ada truk terseret air. Perangkat desa dan warga langsung ke lokasi dan mencari para korban. Saat kejadian pada Selasa (25/10) malam itu, satu orang melompat dan berhasil selamat yakni Pendik, 32, warga Desa Sumberurip Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. Sedangkan, empat orang lainnya terseret arus air, tiga diantara mereka meninggal. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Polres Blitar/Antara
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri