Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gelar Santri Culture Night Carnival, Ajang Kreativitas di Puncak HSN 2022

Maulana Ijal • Rabu, 26 Oktober 2022 | 04:48 WIB
ACARA PUNCAK: Sekretaris Panitia SCNC H Robith Fuadi atau Gus Robith memberi penjelasan seusai rapat gabungan bersama syuriah dan tanfidziah PWNU Jatim yang dihadiri Wakil Rais KH Agoes Ali Masyhuri dan KH Abdul Matin Jawahir.
ACARA PUNCAK: Sekretaris Panitia SCNC H Robith Fuadi atau Gus Robith memberi penjelasan seusai rapat gabungan bersama syuriah dan tanfidziah PWNU Jatim yang dihadiri Wakil Rais KH Agoes Ali Masyhuri dan KH Abdul Matin Jawahir.
SURABAYA, RADARJEMBER.ID- Malam puncak Hari Santri Nasional (HSN) yang diadakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, bakal menyuguhkan agenda spektakuler, Santri Culture Night Carnival (SCNC). Agenda itu berlangsung di JX Internasional Surabaya, Sabtu (29/10) malam.

Sejumlah pejabat menyatakan hadir dalam acara yang menjadi rangkaikan peringatan 100 tahun NU tersebut. Seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, bersama Forkopimda Jawa Timur lainnya.

SCNC 2022 dengan tagline "Wonderfull Santri, Harmoni, Kolaborasi dan Inovasi", akan dihadiri sebanyak 5.000 santri dan pelajar dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

BACA JUGA: Dicatut Hijrahfest, PWNU dan MUI Jatim Tuntut Penyelenggara Minta Maaf

"SCNC kali ini, sepenuhnya melibatkan santri-santri berbakat. Baik dari pondok pesantren, badan-badan otonom NU maupun lembaga-lembaga di lingkungan NU, serta lembaga pendidikan yang mempunyai visi dan misi sama untuk kemajuan kebudayaan masyarakat," tutur KH Abdus Salam Shohib, Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Nahdlatul Ulama, Selasa (25/19).

Perform Sendratari Joko Tingkir

Seusai rapat gabungan bersama syuriah dan tanfidziah PWNU Jatim, yang dihadiri Wakil Rais KH Agoes Ali Masyhuri dan KH Abdul Matin Jawahir, serta Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, Sekretaris Panitia SCNC H Robith Fuadi menjelaskan, dalam pergelaran SCNC 2022 nantinya bakal mewadahi kreativitas dan ekspresi para santri dalam mengaktualisasikan dirinya di depan publik.

Selain itu, juga ada penampilan marching band dari MAN 1 Sidoarjo, kirab bendera Merah Putih bersama GP Ansor Jawa Timur, dan Kirab Bendera Nahdlatul Ulama bersama Pagar Nusa Jawa Timur.



Juga ada yang lebih menarik dari penampilan para mahasiswa, yaitu perform sendratari Joko Tingkir dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). “Ini merupakan counter opini terhadap lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang mendapat kecaman di masyarakat. Sehingga, apapun yang berkembang di masyarakat, kita wujudkan melalui aksi kreativitas dari para pelajar dan mahasiswa kita," tutur Gus Robith, sapaannya.

Penampilan lainnya adalah Tari Rancangkapti dari PCNU Gresik, serta penampilan Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (ISHARI) lintas generasi. Artinya, mulai dari kelompok ISHARI anak-anak dan remaja, hingga kelompok dewasa yang sering tampil di kampung-kampung secara tradisi. "Tapi, kali ini dengan penampilan penuh inovasi dan kreativitas yang memikat dari kaum muda," tuturnya.

Penampilan muhafadzoh kolosal kitab Alfiyah yang diikuti sebanyak 500 santri putri, juga diagendakan menjadi rangkaian kegiatan itu. Mereka berasal dari Pondok Pesantren Lirboyo, Syaikhona Kholil, Ponpes Langitan, Ponpes Sidogiri, dan Ponpes Ploso, yang masing-masing mengirimkan 100 santri.

Ikrar Santri Nusantara Cucu 9 Kiai Sepuh

Selain itu, ada pembacaan Ikrar Santri Nusantara yang menampilkan 9 cucu kiai sepuh. Seperti cucu-cucu Kiai KH Anwar Manshur (PP Lirboyo Kediri), KH Nurul Huda Djazuli (PP Ploso Kediri), KH Ubaidillah Faqih (PP Langitan), KH Miftachul Akhyar (PP Miftachussunnah, Kedungtarukan Surabaya), KH Agoes Ali Masyhuri (PP Bumi Shalawat), serta KH Anwar Iskandar (PP Al-Amin Kasinan, Kediri).

Selanjutnya, cucu-cucu KH M Hasan Mutawakkil Alallah (PP Zainul Hasan Genggong, Probolinggo), KH Zuhri Zaini (PP Nurul Jadid Paiton), dan cucu Nyai Hj Mundjidah Wahab (PP Bahrul Ulum Tambakberas Jombang).



Tantangan Zaman Dunia Santri

Lebih jauh Kiai Abdus Salam Shohib, yang juga Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, menjelaskan, perjalanan NU menuju 100 tahun atau satu abad, tak lepas dari lahirnya generasi baru di era kekinian yang akan berperan ke depan dalam membangun negeri ini.

"Merekalah generasi Z dan generasi milenial yang terlibat dan mengambil bagian dalam perubahan di tengah masyarakat sekarang," tutur Kiai Salam, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang ini.

Menurut cucu Kiai Bisri Syansuri, pendiri NU itu, digelarnya acara SCNC tersebut untuk menunjukkan bahwa NU mempunyai tanggung jawab ke depan, untuk mewadahi ajang-ajang kreativitas para santri dan santriwati di era sekarang ini.

SCNC 2022, menurutnya, merupakan kelanjutan dari SCNC yang pernah digelar pada 2019 lalu. Karena adanya pandemi Covid-19, sehingga selama dua tahun pihaknya harus menyesuaikan diri menghadapi kondisi tersebut.

Dalam rangkaian peringatan 100 Tahun NU, guna mewadahi dan mengembangkan kreativitas santri dan santri putri, beberapa bulan lalu telah digelar Kick Off Tupal (Tugu Pahlawan) Fashion Night pada akhir Juli 2022 lalu.

Lebih jauh menurut Kiai Salam, dalam rangkaian Peringatan 100 Tahun NU, PWNU Jawa Timur juga menggelar sejumlah acara. Seperti Seminar Sastra Pesantren dan Halaqoh Fikih Kebangsaan, Halaqoh Bu Nyai Inspiratif, Halaqoh Tasawuf. Kegiatan itu diadakan di pondok-pondok pesantren sepuh, seperti di Tebuireng, Genggong, Denanyar dan Ploso. (*)

Foto   : Media Center PWNU Jatim

Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#PWNU Jatim #HSN 2022