BACA JUGA : Rudolf Sempat Ambil Uang Korban Rp 30 Juta Sebelum Dibunuh
“Jangan menganggap ini masalah kecil. Ini masalah besar,” kata Jokowi. Menurut Jokowi, dirinya sudah memberikan instruksi kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk menghentikan sementara peredaran obat diduga menjadi penyebab kasus tersebut.
Kebijakan tersebut diambil pemerintah sambil menunggu hasil investigasi yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) “Lakukan ini secara terbuka, transparan, tapi juga hati-hati dan objektif,” ucap Jokowi.
Jokowi juga meminta BPOM untuk menarik dan menghentikan peredaran obat sirup secara eviden terbukti mengandung bahan obat penyebab gangguan ginjal. “Saya kira akan lebih bagus lagi kalau diumumkan, diinformasikan secara luas mengenai nama produknya,” ungkap Jokowi.
Arahan lainnya, Jokowi meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan eksplorasi terhadap seluruh faktor risiko penyebab kasus gagal ginjal, baik dari sumber obat-obatan maupun potensi penyebab lainnya.
“Ini harus kita pastikan betul. Uji klinis harus dilakukan. Laboratorium seluler pada organ ginjal yang terdampak juga betul-betul dilihat betul sehingga kita bisa memastikan apa yang menjadi penyebab dari gagal ginjal terutama pada anak,” ujar mantan Wali Kota Solo itu.
Terakhir, Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan pelayanan kesehatan termasuk pengadaan obat-obatan yang dapat mengatasi dan menangani masalah gagal ginjal di tanah air. Jokowi berpesan kepada menteri kesehatan, agar pasien dirawat diberikan obat gratis. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Istimewa
Sumber Berita:jawapos.com Editor : Safitri