BACA JUGA : Copot Stick Cone Jalur Pembatas Sepeda Bakal Kena Sanksi
”Kamis pekan depan kami mulai dengan workshop online dulu,” jelas Dyan. ”Pekan depannya lagi baru kami workshop secara offline,” lanjut perempuan tersebut. Nanti security officer seluruh klub Liga 3 zona Jatim bakal diundang.
Akan diajari bagaimana keamanan pertandingan sesuai dengan standar FIFA ataupun regulasi PSSI. ”Sebelas tuan rumah panpelnya harus benar-benar mengerti bagaimana menyelenggarakan pertandingan dengan baik dan benar,” terang Dyan.
Perempuan yang akrab disapa Ririn itu menjelaskan, workshop tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Tragedi Kanjuruhan menjadi salah satu motivasinya. ”Kami tidak ingin ada peristiwa serupa terjadi di Liga 3 Jawa Timur,” tegas Dyan.
Pelatihan itu juga merupakan wujud keseriusan Asprov PSSI Jatim dalam menggelar kompetisi. Keseriusan tersebut diharapkan bisa membuat pihak keamanan memberikan izin pertandingan. ”Kami juga ingin memberi rasa aman bagi penonton yang datang,” pungkas Dyan.(*).
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Angger Bondan/Jawa Pos
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri