BACA JUGA : Copot Stick Cone Jalur Pembatas Sepeda Bakal Kena Sanksi
Hal itu dikatakan Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Imndonesia (PPNI) Jawa Timur, Prof Dr Nursalam, M.Nurs (Hons) Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
PPNI Jatim, katanya, juga dilibatkan untuk memberikan edukasi pencegahan gagal ginjal akut kepada masyarakat, seperti mengimbau untuk berhenti sementara mengonsumsi sirop, serta mengenali dan mengedukasi masyarakat terkait tanda-tanda anak mengalami gagal ginjal akut.
“Kami dalam hal ini telah dilibatkan, yaitu melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah,” kata Nursalam. Luas diberitakan bahwa penyakit yang belum diketahui penyebabnya ini menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun.
Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal atau Acute Kidney Injury (AKI) terus meningkat. Hingga 21 Oktober 2022, setidaknya sudah ada 241 kasus yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia. Dari data tersebut, 133 di antaranya meninggal dunia.
Editor :Winardyasto HariKirono
Foto:Antara/HO-DPW PPNI Jatim
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri