Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ungkap Fakta Saat Rekontruksi Kasus Penembakan Istri Tentara

Safitri • Rabu, 19 Oktober 2022 | 22:47 WIB
Empat pelaku penembakan Rina Wulandari menjalani proses rekonstruksi atau reka ulang adegan rencana pembunuhan, Selasa (18/10) kemarin.
Empat pelaku penembakan Rina Wulandari menjalani proses rekonstruksi atau reka ulang adegan rencana pembunuhan, Selasa (18/10) kemarin.
SEMARANG, RADARJEMBER.ID - Rina terlihat masih menderita luka tembakan ini sempat menangis saat melihat proses rekonstruksi pembunuhan terjadi pada 18 Juli 2022 lalu. Proses rekonstruksi dilakukan di depan rumah di Jalan Cemara III, Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

BACA JUGA : Bharada E Tak Ikut Susun Rencana Pembunuhan Brigadir J

Sebelum masuk ke dalam rumah, Rina turun dari dalam mobil bersama keluarga dan anak-anaknya dari Asrama Arhanud, di Jalan Ksatrian, Jatingaleh, Kecamatan Candisari. Terlihat ibu tiga anak ini berjalan sedikit tertatih-tatih, akibat terkena luka tembak  dilakukan oleh tersangka Sugiono alias Babi.

Awalnya, Rina terlihat tegar. Namun, saat reka adegan penembakan, Rina yang melihat dengan duduk di kursi, langsung menangis. Kemudian oleh kerabatnya, langsung dibawa masuk ke dalam rumah. “Tadi melihat langsung masih takut. Masih trauma. Semuanya (melihat pelaku dan tembakan),” ungkap Rina kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (18/10) kemarin.

Rina mengaku, tak mengenal para pelaku. Bahkan tak menyangka, penembakan ini dalangnya adalah suaminya sendiri, almarhum Kopral Dua (Kopda) Muslimin. Menurut wanita itu, ia juga tidak mengetahui adanya gelagat ataupun rencana sang suami untuk menghabisi nyawanya dengan menyewa pembunuh bayaran.

“Saya tidak tahu kalau itu. Ya terus terang kecewa. Mereka (para pelaku), saya juga gak tau. Katanya pernah kesini. Ya mungkin sekilas pernah bikinin kopi kalau ada tamu. Ya semoga diberikan hukuman setimpal dengan perbuatannya,” jelas Rina menuntut keadilan atas kasus tersebut.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Istimewa

Sumber Berita Jawa Pos Radar Semarang


  Editor : Safitri
#tembak