Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Puluhan Hektare Persawahan Rusak Terendam Banjir di Lombok

Safitri • Senin, 17 Oktober 2022 | 21:13 WIB
Alat berat yang diturunkan untuk membersihkan material banjir bandang di wilayah Kecamatan Pamenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat
Alat berat yang diturunkan untuk membersihkan material banjir bandang di wilayah Kecamatan Pamenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat
KLU, RADARJEMBER.ID – Banjir bandang yang terjadi Minggu malam (16/10), merendam puluhan hektare lahan persawahan milik warga di Dusun Pusuk Bantenan dan Pengempus Sari Desa Manggala, Kecamatan Penenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA : Gunakan Barakuda, Ferdy Sambo Tiba di PN Jakarta Selatan Pukul 09.10 WIB

"Dampak banjir bandang itu mengakibatkan puluhan hektare lahan persawahan terendam banjir," kata Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lombok Utara, I Nyoman Juliada dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Senin.

Dampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah setempat juga mengakibatkan tertutupnya badan jalan oleh materi longsor. Sehingga Jalur di wilayah Sentangi, Malimbu, Nipah, dan jalan utama tertutup total oleh material longsor dan pohon tumbang.

"Aparat gabungan sudah turun langsung membersihkan material longsor yang menutupi jalan," katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan data sementara jumlah warga yang terdampak banjir bandang tersebut di Dusun Malimbu 153 KK atau 478 jiwa, Dusun Sentangi 93 KK atau 281 jiwa, Dusun Nipah 105 KK atau 321 Jiwa. Sedangkan rumah warga yang terendam banjir luapan dua rumah di Dusun Telaga Wareng Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, satu rumah di Dusun Malimbu dan enam rumah di Dusun Sentagi Desa Malaka.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana alam tersebut," katanya.

Banjir bandang juga mengakibatkan putusnya jambatan penghubung antar Dusun Pengempus Sari dengan Dusun Bentek Desa Manggala. Selain itu juga, kerusakan tujuh titik jalan utama jalur Sengigi terkikis longsor dan tiga titik di jalur Pusuk material longsor menutupi sebagian jalan.

"Bencana alam itu akibat hujan lebat yang disertai angin kencang yang terjadi di wilayah setempat," katanya.

Sebelumnya, Kepala Desa Malaka, Akmaludin mengatakan, banjir bandang menerjang empat dusun di Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, Ahad (16/10) 2022, sehingga ratusan kepala keluarga harus diungsikan.

"Empat dusun itu, yakni, Setangi, Nipah, Lendang Luar dan Badung. Banjir bandang setinggi lutut orang dewasa menerjang rumah warga," katanya.

Dia menyebutkan banjir bandang itu akibat dari hujan lebat yang melanda kawasan tersebut sejak Minggu (16/10) siang pukul 14.00 WITA dan masih terjadi hingga malam hari.

"Air berasal dari Bukit Setangi setelah hujan melanda dari siang hari," katanya. (*)

 

Foto : ANTARA/Humas SAR Mataram

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#Banjir