BACA JUGA : IndoVac Nama Vaksin Covid-19 Bikinan Indonesia
Dalam laporan laman Awareness Day, acara ini setidaknya telah berjalan sejak tahun 2011, dengan pesan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya skrining kanker payudara, mengenali gejala kanker payudara dan pemeriksaan diri secara teratur dalam memerangi kanker payudara. Caranya dengan mendorong wanita untuk meninggalkan bra mereka di rumah pada 13 Oktober.
Hari Tanpa Bra bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengetahui cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Perempuan harus mampu mengenali gejala kanker payudara dan mendorong perempuan untuk mengambil bagian dalam skrining kanker payudara secara teratur.
Konsultan Hematologi & Onkologi Medik dr. Ronald Alexander Hukom, Sp.PD-KHOM. Menurutnya No Bra Day berupaya untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara, termasuk dengan mendorong perempuan untuk tidak mengenakan bra. “Sebenarnya lebih tepat mendorong perempuan untuk memeriksakan diri untuk kanker payudara,” kata Alexander.
Konsep No Bra Day pertama kali dimulai di Toronto, pada tahun 2011, di mana seorang dokter bedah plastik ingin memberi tahu perempuan yang baru pulih dari kanker payudara tentang peluang untuk operasi rekonstruksi. Acara tersebut dinamakan BRA day atau, Breast Reconstructive Awareness day. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:metro.co.uk
Sumber Berita:jawapos.com
Editor : Safitri