Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hampir Satu Juta Kali Situs Pemkot Surabaya Diretas

Safitri • Rabu, 12 Oktober 2022 | 23:56 WIB
Caption: Sejumlah camat dan lurah mengikuti acara Bimbingan Teknis Tata Kelola Manajemen Keamanan Informasi di Pemkot Surabaya, acara tersebut sengaja digelar untuk mencegah data diretas.
Caption: Sejumlah camat dan lurah mengikuti acara Bimbingan Teknis Tata Kelola Manajemen Keamanan Informasi di Pemkot Surabaya, acara tersebut sengaja digelar untuk mencegah data diretas.
SURABAYA, RADARJEMBER.ID - Situs resmi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, salah satunya www.surabaya.go.id diretas 957.254 kali oleh orang tak bertanggung jawab dalam tiga bulan terakhir.

BACA JUGA : Mentan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Global Guna Atasi Krisis Pangan

”Berdasar data Pencegahan Serangan Siber, dalam 90 hari atau sekitar tiga bulan terakhir ini, terdapat 957.254 serangan yang berhasil ditangkal,” kata M.Fikser,  Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Surabaya seperti dilansir dari Antara di Surabaya.

Menurut Fikser, akhir-akhir ini sedang hangat kasus kebocoran data dan informasi di Indonesia. Hal itu juga terjadi di lingkungan pemerintahan karena data tersebut  digunakan untuk pelayanan publik.

Pria tersebut menilai, potensi kebocoran data itu juga sangat tinggi dan bisa terjadi di lingkungan Pemkot Surabaya. Situs diserang itu adalah aplikasi pelayanan publik untuk membantu memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

”Apabila situs-situs ini terus diserang, tentu akan mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat. Jadi, kami mohon dan minta tolong kepada semua pihak, tolong situs-situs ini jangan diserang, karena ini untuk kepentingan publik.,” tutur M. Fikser.

Menurut dia, Diskominfo Surabaya bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukan berbagai upayan pencegahan. Salah satunya menggelar Bimtek Tata Kelola Manajemen Keamanan Informasi di lingkungan Pemkot Surabaya.

Dia berharap dengan Bimtek tersebut, jajaran Pemkot Surabaya dapat meningkatkan dan semakin menguatkan keamanan informasi, yang merupakan salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bimtek juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran perangkat daerah mengenai pentingnya tata kelola manajemen keamanan informasi, sehingga mampu menerapkan tata kelola keamanan informasi  efektif dan efisien.

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya menambahkan, seluruh pelayanan di Pemkot Surabaya sudah berbasis elektronik atau menggunakan elektronik. Hal itu dilakukan untuk mempercepat layanan demi transparansi dan untuk pengaduan juga sudah menggunakan elektronik.

”Nah, sistem elektronik ini butuh pengamanan dan pengamanan ini sebenarnya tidak hanya dari infrastrukturnya, seperti server dan sebagainya. Namun, juga dipengaruhi oleh sumber daya manusia (SDM). Keamanan sistem informasi itu bisa hancur kalau kita teledor,” kata Eri. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Diskominfo Surabaya/Antara

Sumber Berita:jawapos.com

  Editor : Safitri
#Hacker