Akibat bencana ini, material longsoran menutupi sebagian jalan menuju Wisata Gunung Gambir PTPN 12. Imbasnya, wisatawan yang akan menuju ke wisata kebun teh tersebut harus balik kanan. Khususnya mereka yang menggunakan roda empat. Jalur tak bisa dilalui akibat tertutup tanah dan lumpur. Jalan juga tertutup kabut dan pandangan pengendara terhalang.
“Memang beberapa hari terakhir ini wilayah Kecamatan Sumberbaru diguyur hujan cukup deras. Hampir setiap hari. Bencana longsor ini juga diakibatkan hujan yang turun hampir setiap sore,” ujar Budiono, warga Desa Gelang.
BACA JUGA: Hujan Deras Sebabkan Longsor di Lumajang,Belasan Rumah dan Satu Pura Rusak
Muanam, 37, warga Dusun Paguan, Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, yang mengendarai mobil harus balik kanan. Karena sebagian jalan tertutup longsoran tebing. Padahal, dia bersama keluarganya hendak menghabiskan waktu di wisata alam tersebut.
“Beruntung saat melintas di lokasi tidak bersamaan dengan longsor, sehingga tujuan yang rencananya ke Gunung Gambir akhirnya tertunda dan terpaksa balik kanan. Karena tanah yang menutupi jalan hampir tertutup semua. Di beberapa titik sudah terlihat ada longsoran tapi kecil,” pungkasnya.
Pihak kebun menurunkan puluhan karyawan untuk membersihkan longsoran demi membuka kembali akses jalan menuju tempat Wisata Gunung Gambir. Hingga kini, proses pembersihan masih terus dilakukan. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Asiz untuk Radar Jember
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal