Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Bisa Dijadikan untuk Koreksi Diri

Safitri • Selasa, 4 Oktober 2022 | 00:50 WIB
Caption :  Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Kediri Kabupaten (Persedikab) sekaligus Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Caption :  Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Kediri Kabupaten (Persedikab) sekaligus Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Kediri, RADARJEMBER.ID  - Terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Bupati Kediri, Jawa Timur Hanindhito Himawan Pramana meminta semua suporter sepak bola untuk belajar dari, sehingga ke depan tidak terjadi lagi insiden serupa.

BACA JUGA : Angka Cerai Gugat Meningkat, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Hanindhito yang juga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Kediri Kabupaten (Persedikab) itu menegaskan bahwa tidak sepatutnya kecintaan terhadap sepak bola harus dibayar dengan jatuhnya korban baik meninggal dunia maupun luka-luka.

"Dari Stadion Kanjuruhan Malang kita belajar bahwa fanatisme, kecintaan, loyalitas, tidak sebanding dengan nyawa yang hilang. Jika sudah ada korban melayang maka hakikat atau keindahan sepak bola itu sudah hilang," katanya di Kediri, Senin.

Dia berharap, semua pecinta sepak bola, menjadikan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang untuk koreksi diri. Jangan sampai kejadian itu terulang di kemudian hari.

"Ke depan kita harus berubah, datang ke stadion dan pulang dalam suka ria, bukan suka duka. Bahwa kalah dan menang itu adalah bagian dari sepak bola," katanya.

Bupati juga menyampaikan duka mendalam atas insiden kerusuhan usai laga Arema FC dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10) malam tersebut.

Insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan itu merupakan sejarah kelam bagi dunia sepak bola Tanah Air. Terdapat 129 orang meninggal dunia dan sekitar 280 orang harus dirawat akibat luka dalam insiden itu.

Dia mengatakan insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan tersebut menjadi pukulan bagi seluruh pecinta sepak bola Tanah Air.

"Tentu ini tidak hanya menjadi kesedihan teman-teman Aremania atau kesedihan teman-teman Persebaya, tapi ini menjadi kesedihan dan kehilangan seluruh pecinta bola di Republik Indonesia. Doa terbaik dari Kabupaten Kediri untuk korban Kanjuruhan Malang," katanya.

Pihaknya juga berkomunikasi dengan Bupati maupun Wali Kota Malang untuk terus mencari informasi ada tidaknya korban dari warga Kabupaten Kediri dalam insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang itu. (*)

Foto : ANTARA/ HO-Kominfo Kabupaten Kediri

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#Tragedi Kanjuruhan