Sambil menunggu hasil uji lab dari Polda Jatim, Unit Pidum Polres Jember terus melakukan penyelidikan demi terangnya kasus kematian perempuan asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember, itu. Setelah memeriksa tujuh saksi, di antaranya kawan kos dan teman pria korban, polisi juga telah memanggil keluarga korban untuk dimintai keterangan.
BACA JUGA: Mahasiswi Unej Meninggal, Polisi Periksa 7 Saksi dan Teman Pria Korban
Dugaan sementara, kematian Putri disebabkan penyakit asma yang dideritanya. Hal ini juga diterangkan oleh pihak keluarga saat dipanggil oleh kepolisian. Kepada polisi, keluarga menyebut, penyakit asma yang dialami Putri tidak terdeteksi sebelumnya, karena jarang kontrol ke petugas kesehatan.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda Bagus Dwi Setiawan mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa keluarga inti dari Putri, hari ini (13/9). Keterangan yang diminta berupa riwayat penyakit yang diderita Putri sebelumnya. "Benar, keluarga korban tadi memenuhi panggilan kami untuk kepentingan keterangan dari penyidik," katanya.
BACA JUGA: Ternyata Ini Sosok Pria Pasangan Mahasiswi Unej yang Meninggal
Menurutnya, pihak keluarga tidak mengetahui secara pasti penyakit asma yang dialami oleh Putri, sebab keluarga jarang membawa Putri kontrol ke rumah sakit. Sehingga, saat dikabarkan Putri meninggal dengan sebab asma itu, cukup mengejutkan bagi keluarga. Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka maupun terduga atas kasus tersebut. (*)
Reporter: Ahmad Ma’mun
Foto : Dokumen Radar Jember
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal