Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Beroperasi 24 Jam, TransJakarta Efektif Mulai Senin Ini

Safitri • Senin, 12 September 2022 | 22:08 WIB
Caption Foto :  Warga masuk ke dalam bus Transjakarta di Halte Transjakarta Kuningan Barat, Jakarta, Kamis (1/9/2022).
Caption Foto :  Warga masuk ke dalam bus Transjakarta di Halte Transjakarta Kuningan Barat, Jakarta, Kamis (1/9/2022).
Jakarta, RADARJEMBER.ID - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor transportasi milik Jakarta, mengoperasikan armada selama 24 jam yang efektif berlaku mulai Senin ini.

BACA JUGA : Tip Touring Motor Berkelompok agar Tetap Aman

"Layanan 24 jam setiap hari ini berlaku di 13 koridor," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta Anang Rizkani Noor di Jakarta, Senin.

Anang mengatakan, pada waktu operasional reguler, TransJakarta beroperasi mulai pukul 05.00-22.00 WIB. Waktu operasional itu kemudian diperpanjang dengan angkutan malam hari yang beroperasi mulai pukul 22.00-05.00 WIB.

"Semoga penambahan waktu layanan ini ikut membantu masyarakat di saat harga BBM naik," ucapnya.

Untuk mendukung operasi 24 jam setiap hari maka selain armada bus TransJakarta juga memastikan petugas di halte dan bus juga disesuaikan.

"Kami mengimbau pelanggan tetap waspada dan berhati-hati bepergian di malam hari," katanya.

TransJakarta menggunakan armada sekitar 3.500 bus yang dioperasionalkan oleh operator untuk melayani angkutan umum massal baik untuk layanan dengan halte (BRT) atau non BRT.

Dari jumlah itu, sekitar 30 unit di antaranya sudah menggunakan bahan bakar listrik.

Sementara itu, tarif angkutan umum massal TransJakarta tidak mengalami penyesuaian setelah harga BBM bersubsidi naik.

Pemprov DKI Jakarta mengucurkan subsidi BBM sekitar Rp62,5 miliar untuk TransJakarta.

Dengan begitu tarif TransJakarta tetap mencapai Rp 3.500.

Adapun besaran harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter dan Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#transportasi