Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dukung Kenaikan Harga BBM, GTI Berharap Pemerintah Intervensi Pasar

Safitri • Rabu, 7 September 2022 | 23:52 WIB
Photo
Photo
Manado, RADARJEMBER.ID - Tak semua masyarakat menolak kenaikan BBM pada 3 September. Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulawesi Utara (Sulut) mendukung kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk mengantisipasi membengkaknya subsidi dalam APBN.

BACA JUGA : Cekcok Usai Kegiatan Pramuka, Santri Gontor Dianiaya Hingga Tewas

"Kami mendukung kenaikan harga BBM subsidi sebagaimana ketentuan pemerintah sejak beberapa hari lalu," kata Ketua GTI Sulut Risat Sanger, di Manado, Selasa.

Risat mengatakan berdasarkan rilis yang dikeluarkan BIN bahwa BBM subsidi 70 persennya dinikmati oleh orang-orang mampu.

Sehingga, kata dia, diharapkan BBM bersubsidi bisa dirasakan masyarakat kurang mampu.

Dia menjelaskan, naiknya harga BBM, pasti akan diikuti oleh peningkatan harga kebutuhan pokok dan sektor lainnya.

Sehingga, dia meminta, pemerintah untuk mengintervensi pasar termasuk harga sembako maupun harga-harga yang lain.

Bilamana ditemukan kenaikan harga tidak wajar, maka pemerintah harus segera intervensi.

Juga, katanya, soal harga tarif transportasi, harus diintervensi apabila terjadi kenaikan tidak wajar.

"Kenaikan harga itu harus sesuai peruntukannya supaya masyarakat tidak cemas,” ungkapnya.

Kenaikan harga BBM bersubsidi pertalite dari Rp 7.650,00 per liter menjadi Rp 10 ribu/liter; solar bersubsidi dari Rp 5.150,00/liter menjadi Rp 6.800,00/liter; dan pertamax nonsubsidi dari Rp 12.500,00/liter menjadi Rp 14.500,00/liter yang berlaku sejak Sabtu, 3 September 2022, pukul 14.30 WIB. (*)

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : ANTARA/Nancy L Tigauw.

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#BBM