Kepada polisi, Ahmad Subandi, sopir truk peti kemas tersebut, beralasan tidak tahu jika kendaraan yang ia kemudikan terlibat kecelakaan. Ia terus melaju karena merasa tak melindas tubuh korban. “Saya tidak terasa kalau menabrak,” ucap sopir 35 tahun yang tercatat sebagai warga Dusun Wangkal, Krembung, Sidoarjo ini.
BACA JUGA: Terlindas Truk saat Berangkat Sekolah, Pelajar SMKN 3 Jember Meninggal
Kasatlantas Polres Jember AKP Enggarani Laufria mengatakan, truk peti kemas itu terlibat kecelakaan di Jalan Merak Lingkungan Kedawung Kidul, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Jember, Jumat (26/8) sekitar pukul 07.00. “Jenis kecelakaannya tabrak beruntun,” terangnya.
Kecelakaan tersebut dipicu ketidak hati-hatian korban, Albi Nur Risqiansyah, pelajar SMKN 3 Jember. Ketika hendak mendahului truk kontainer, korban yang kala itu mengendarai motor Honda Vario, terlalu ke kanan, sehingga bersenggolan dengan Lutfi Setiawan, pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan.
Dari video yang beredar, saat itu korban tengah melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban yang berusaha menyalip truk kontainer, bertabrakan dengan Lutfi Setiawan yang saat itu sedang mengendarai motor Honda Scoopy.
BACA JUGA: Sebelum Meninggal, Pelajar SMKN 3 Jember Sempat Mendahului Gurunya
Tubuh korban terpelanting ke kiri dan terlindas ban belakang truk. Sedangkan Lutfi, terjatuh bersama motornya hingga terseret beberapa meter. Warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sukorambi itu mengalami luka-luka.
“Korban diketahui merupakan seorang pelajar asal Dusun Wuluhan, Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, Jember. Korban mengalami luka di kepala dan meninggal dunia di TKP,” papar Enggar.
Setelah peristiwa itu terjadi, sopir truk tidak berhenti. Ia sempat kabur. Polisi yang mendatangi lokasi segera mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti. Salah satunya CCTV yang merekam detik-detik kecelakaan itu. Berbekal keterangan dan bukti tersebut, akhirnya polisi menangkap sang sopir di wilayah Kecamatan Arjasa. (*)
Reporter: Jumai
Foto : Jumai
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal