Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

DPR Tak Terima Disebut Kongkalingkong Kasus Sambo

Safitri • Senin, 22 Agustus 2022 | 22:24 WIB
Caption: Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memberikan penjelasan kepada awak media terkait tuduhan kongkalikong dalam kasus Sambo.
Caption: Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memberikan penjelasan kepada awak media terkait tuduhan kongkalikong dalam kasus Sambo.
RADARJEMBER.ID – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melakukan rapat bersama dengan Komisi III DPR RI membahas kasus dugaan penembakan yang terjadi di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.

BACA JUGA : Renovasi Ruang Arsip Hingga Rp 2,5 M, DPRD Jember Marasa Tak Mengusulkan

Kasus penembakan itu menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dan menyeret puluhan polisi lain yang terlibat dalam skenario tersebut. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyatakan pihaknya akan menanyakan langsung kepada Kompolnas, Komnas HAM dan LPSK terkait penanganan kasus penembakan menjerat Ferdy Sambo.

“Jadi hari ini kita akan bertanya langsung bagaimana, apa yang dilakukan oleh para lembaga ini. Sampai ada celetukan bahwa DPR hanya diam saja, atau DPR kongkalikong terkait perkara ini,”kata Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8). Politikus Partai NasDem ini menegaskan, pihaknya tidak diam melihat polemik pembunuhan Brigadir J.

Sebab pada satu bulan kemarin DPR RI melakukan reses.sehingga belum bisa berkomentar terkait dugaan pembunuhan terhadap Yosua. “Kalau terkait apa yang terjadi pada proses selama kita reses satu bulan, itu inilah dinamika pada saat hari ini kita bertanya langsung kepada mereka,” ungkap Sahroni.

Ia tak memungkiri, kasus dugaan pembunuhan Brigadir J cukup menyita perhatian publik. Dia menyerankan agar masyarakat tak berspekulasi lebih jauh di media sosial terkait kasus tersebut.“Karena ini kasus lumayan besar saya sampaikan untuk sudahi berbicara di media sosial tentang kasus yang menjerat Ferdy Sambo,” imbuh dia. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dery Ridwansah/Jawa Pos.com

Sumber Berita:jawapos.com

  Editor : Safitri
#Pembunuhan